KPU : Pilkada Serentak Rabu 27 Juni 2018 Ramah Disabilitas

KPU : Pilkada Serentak Rabu 27 Juni 2018 Ramah Disabilitas


Kuningan, Minggu 03 Juni 2018. Dalam rangka meningkatkan pelayanan maksimal (Service Excelent) bagi Pemilih Disabilitas dalam Pemungutan dan Penghitungan Suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar Bimbingan Teknis Pelayanan Disabilitas Dalam Pemungutan dan Penghitungan Suara (P2S) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018 di Hotel Horison Kuningan yang berlangsung selama dua hari, terhitung dari hari Sabtu 02 Juni s.d. Minggu 03 Juni 2018.

Pada kegiatan tersebut turut hadir Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati, Komisoner KPU Kuningan Divisi Teknis Perencanaan dan Data Dadan Hamdani, Komisoner KPU Kuningan Divisi SDM dan Parmas Asep Z.Fauzi, Sekretaris Perhimpunan Penyandang Disabilitas (PPDI) Indonesia, dan Komisioner Panwaslu Kabupaten Kuningan Abdul Jalil Hermawan. Adapun peserta pada kegiatan bimtek kali ini adalah Anggota PPK Divisi Teknis se-Kabupaten Kuningan yang berjumlah 32 orang.

Adapun dasar hukum kegiatan ini adalah Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Pemilih Disabilitas merupakan salah satu bagian yang sangat diperhatikan pelayanannya dalam tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara, Karena hal demikian sudah diatur dalam PKPU Nomor 8 Tahun 2018, tujuannya adalah untuk menciptakan pemilihan yang aksesibel bagi penyandang disabilitas, sehingga mereka leluasa menyuarakan Hak Pilihnya pada gelaran Pilkada Serentak 2018.

“Pastikan kembali tempat pemungutan suara itu ramah atau tidak terhadap pemilih disabilitas, sarana prasarananya seperti apa dan pelayanannya bagaimana, hal tersebut dilakukan demi terciptanya kenyamanan dan keleluasaan bagi pemilih disabilitas dalam menyuarakan hak pilihnya”. tutur Heni Susilawati Ketua KPU Kuningan.

Dalam kegiatan bimtek ini juga turut mengundang narasumber dari Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Haris Munandar, Haris selaku narasumber menyampaikan pemaparan tentang seperti apa disabilitas itu, bagaimana Penanganan dan Pelayanan yang baik terhadap para pemilih disabilitas. Haris diundang juga dalam rangka memberi pemahaman atau materi yang bisa diterapkan oleh Anggota PPK, PPS maupun KPPS dalam pelayanan yang baik bagi para pemilih disabilitas di TPS nantinya.

Lalu Abdil Jalil Hermawan selaku Komisioner Panwaslu Kabupaten Kuningan menyampaikan hal yang berkaitan dengan fokus pengawasan Panwas terhadap pelayanan bagi Pemilih Disabilitas, seperti bagaimana tempat pemungutan suaranya apakah aksesibel ataupun tidak, pendampingannya bagi pemilih disabilitas di TPS sepeti apa, dan macam-macam karakter pemilih disabilitas yang harus dilayani dengan baik oleh PPK, PPS ataupun KPPS ketika di lapangan.

Selanjutnya Dadan Hamdani selaku Komisioner Divisi Teknis menyampaikan hal terkait mekanisme pelayanan pemilih disabilitas di TPS, seperti Penempatan Tempat Pemungutan Suara yang aksesibel yang tidak menyulitkan bagi para pemilih disabilitas dan bagaimana cara/tindakan yang baik dalam melayani pemilih disabilitas dalam menyuarakan hak pilihnya.

“Diharapkan bahwa penyeleggara pemilu baik PPK, PPS dan KPPS dapat melayani secara baik sesuai regulasi yang ada terhadap para pemilih disabilitas agar Pilkada Serentak 2018 ini aksesibel. Lalu diharapkan juga PPK dapat melakukan bimbingan teknis/hal serupa kepada PPS, lalu selanjutnya hal serupa PPS terhadap KPPS, agar informasi terkait pelayanan penyandang disabilitas utuh sampai kepada kpps.” tutur Dadan Hamdani.***

Komentar

comments