KPU Motivasi Milenial Berperan Aktif Dalam Pemilu

KPU Motivasi Milenial Berperan Aktif Dalam Pemilu

Pemilu 2019 menyisakan waktu 71 hari lagi, berbagai persiapan dilakukan secara intensif oleh KPU kabupaten Kuningan. Salah satu tahapan yang sangat krusial, harus dipersiapkan dengan baik dan matang adalah proses rekruitmen petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Dalam PKPU No. 3 Tahun 2018 pasal 1 point 9 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang selanjutnya disingkat KPPS adalah kelompok yang dibentuk oleh PPS untuk melaksanakan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara.KPPS memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mewujudkan proses demokrasi yang menggembirakan, karena petugas KPPS merupakan ujung tombak dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Kebutuhan petugas KPPS dalam pemilu serentak ini luar biasa, KPU mencatat jumlah anggota KPPS setiap TPS adalah 7 orang dengan jumlah TPS sebanyak 3566 buah. Berarti dibutuhkan SDM sebanyak 24.962 orang ditambah petugas keamanan TPS 2 orang per TPS x 3566 berarti dibutuhkan SDM 7.132 petugas keamanan.” tutur Ketua Divisi SDM, Sosdiklih dan Parmas KPU Kabupaten Kuningan Dudung Abdu Salam.

Dudung kemudian menyampaikan bahwa beberapa persyaratan yang tuangkan dalam PKPU 3 Junto PKPU 36 2018 pasal 36 bahwa usia minimal calon anggota KPPS adalah 17 tahun, berpendidikan SMA, berdomisili dalam wilayah kerja KPPS, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, belum pernah menjabat 2 periode dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS, tidak menjadi tim kampanye atau parpol, dan tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu. Kemudian proses pendaftaran calon anggota KPPS akan dibuka pada tanggal 28 Februari sampai 5 Maret 2019.

“Kalau melihat dari persyaratan yang ditetapkan KPU ini, memberi peluang kepada anak muda untuk terlibat aktif dalam suksesi pesta demokrasi sebagai penyelenggara di tingkat KPPS. Karena kebutuhan KPPS sangat banyak dan SDM di setiap desa/kelurahan terbatas, KPU mendorong kepada pemilih pemula, muda dan mahasiswa untuk menjadi bagian dari petugas KPPS.” tutur Dudung.

Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Z. Fauzi melalui Kadiv SDM, sosdiklih dan parmas mengatakan dalam upaya memenuhi kebutuhan KPPS ini, KPU terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan/kampus, pemerintah desa dan juga dengan PPK/PPS agar menginventarisir potensi SDM KPPS, sehingga kebutuhannya dapat terpenuhi.***

Komentar

comments