KPU Kuningan Tetapkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Periode 2018 – 2023

KPU Kuningan Tetapkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Periode 2018 – 2023

Kuningan, Rabu 25 Juli 2018. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada Kuningan Tahun 2018 di Hotel Horison Kuningan pukul 13.30 WIB s.d. selesai.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati, Komisioner KPU Kuningan Divisi Teknis Dadan Hamdani, Komisioner KPU Kuningan Divisi SDM dan Parmas Asep Z.Fauzi, Staff dan Sekretariat KPU Kuningan, Anggota PPK se-Kabupaten Kuningan, Komisioner Panwaslu Kabupaten Kuningan Ondin Sutarman beserta Ketua Panwascam se-Kabupaten Kuningan, Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan SIK, Perwakilan Kodim 0615 Kuningan, Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Kuningan, Desk Pilkada Kabupaten Kuningan, beserta Partai Politik Pengusung Pasangan Calon Nomor Urut 1,  Nomor Urut 2, Nomor Urut 3, beserta ke 16 Partai Politik Peserta Pemilu 2019.

Adapun dasar hukum kegiatan ini adalah Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang – Undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2018 tentang perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2018 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, Peraturan Bawaslu Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pengawasan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara Dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan Kegiatan dan Jadwal Penanaganan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, terakhir Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 8 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Permohonan Pemohon, Jawaban Termohon, dan Keterlibatan Pihak Terkait Dalam Perkara Perselisihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati di awal kegiatan dalam sambutannya ia menyampaikan tentang Tindak Lanjut atas Surat Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 739 Tahun 2018 Peirhal Penetapan Pasangan Calon Terpilih Tanpa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 di Mahkamah Konstitusi, Berdasarkan Surat dari KPU Republik Indonesia bahwa untuk Pilkada Kabupaten Kuningan tidak ada sengketa hasil pemilihan untuk tahun ini, berdasarkan surat tersebut KPU mempunyai kewajiban untuk menetapkan pasangan calon terpilih paling lambat 3 hari sejak Mahkamah Konstitusi berkirim surat kepada KPU Republik Indonesia.

Selanjutnya Heni menyampaikan bahwa setelah penetapan paslon terpilih hari ini (25/07), kewajiban KPU Kabupaten Kuningan menyampaikan Surat Keputusan Penetapan Pasangan Calon Terpilih dan Berita Acara Penetapan Pasangan Calon Terpilih kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Kuningan untuk ditindak lanjuti dalam tahapan pengusulan pengesahan pengangkatan pasangan calon terpilih yang harus disampaikan oleh KPU satu hari setelah ditetapkan.

Mengacu pada Pasal 49 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2018 bahwa pasangan calon terpilih adalah pasangan calon dengan perolehan suara terbanyak, Adapun berdasarkan Hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat KPU Kabupaten/Kota bahwa dengan hal itu hasil Perolehan Surat Suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan diantaranya, Pasangan Calon Nomor Urut 1 dr. Toto Taufikurohman Kosim dan H. Yosa Octora Santono, S.Si,. M.M. sebanyak 183.156 / 32.1 % Suara, Pasangan Calon Nomor Urut 2 H. Dudy Pamuji, S.E, M.SI dan H. Udin Kusnedi, S.E., M.Si. sebanyak 155.017 / 27,1 % Suara, Pasangan Calon Nomor Urut 3 H. Acep Purnama, S.H., M.H. dan Muhammad Ridho Suganda, S.H., M.H., sebanyak 233.539 / 40,8 % Suara, dengan jumlah suara sah 571.712 dan jumlah suara tidak sah 30.999, total jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 602.711, dengan tingkat partisipasi masyarakat 71,40 %.

“Pilkada Kabupaten Kuningan sudah mencapai klimaks nya hari ini artinya seluruh tahapan Pilkada sudah dijalankan dengan begitu baik melewati berbagai tahapan yang hampir 9 bulan lebih seluruh penyelenggara KPU hingga tingakatan KPPS , Panwaslu hingga pengawas TPS, dan berbagai pihak telah berikhtiar menjalankan Pilkada ini dengan sebaik baiknya, yang insyaallah Pemilihan Tahun ini lebih berkualitas dari tahun 2013, beberapa indicator bisa diliat dari tingkat parmas dan sebagainya, di wilayah 3 Cirebon Pilkada Kabupaten Kuningan termasuk 0 (nol) sengketa hukum, kemudian di wilayah Cirebon bahkan di Tingkat Nasional Kabupaten Kuningan tidak menyumbang Isu-isu negatif yang dapat membuat citra kurang baik untuk Kabupaten Kuningan, hasil baik ini tak lain berkat dari seluruh kerja keras yang dilakukan oleh seluruh pihak dan para pemangku kepentingan, sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan semoga capaian sukses pilkada ini bisa terulang di Pemilu 2019 yang akan datang”. tutur Heni Susilawati.

Setelah penyampaian dari Ketua KPU Kuningan, Kasubag Hukum Dedi Fristiadi membacakan Surat Keputusan dan Berita Acara Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018, Kemudian setelah pembacaan SK dan BA oleh Kasubag Hukum KPU Kabupaten Kuningan, dilanjutukan dengan penetapan Pasangan Calon Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati.

Berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan Nomor 86/PL.03.7- Kpt/3208/KPU-Kab/VII/2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih  Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018 dengan memperhatikan Berita Acara Nomor 74/HK.05-BA/3208/KPU-Kab/VII/2018 tanggal 4 Juli 2018 tentang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Hasil Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018, Surat Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 739/PY.03-SD/03/KPU/VII/2018, tanggal 23 Juli 2018 perihal Penetapan Pasangan Calon Terpilih Tanpa Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 di Mahkamah Konstitusi, Berita Acara Nomor 78/HK.05-BA/3208/KPU-Kab/VII/2018 tentang Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Terpilih Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018, KPU Kabupaten Kuningan memutuskan dan menetapkan sdr. H.Acep Purnama S.H., M.H., dan Sdr. M.Ridho Suganda S.H., M.Si  sebagi Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Periode 2018 – 2023 dengan perolehan suara 223.539 suara atau 40.8% dari total suara sah.

Adapun Berita Acara (BA) Penetapan Pasangan Calon Terpilih diakhir acara diserahkan kepada Panwaslu Kabupaten Kuningan, Partai Politik dan Gabungan Partai Politik Pengusung Pasangan Calon, KPU Republik Indonesia, dan akan diserahkan besok Kamis 26 Juli 2018 ke DPRD Kabupaten Kuningan, Selanjutnya masih ada satu tahapan lagi yakni Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih yang akan dilantik oleh Gubernur Jawa Barat di tanggal 20 Desember 2018.***

Komentar

comments