KPU Kuningan Tetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Pemilu Serentak 2019

KPU Kuningan Tetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Pemilu Serentak 2019

Kuningan, Kamis 13 September 2018. Dalam rangka menindaklanjuti dugaan adanya data ganda dari Bawaslu RI yang disampaikan oleh Bawaslu Kabupaten Kuningan ketika Rapat Koordinasi Penyempurnaan DPT Pemilu Serentak 2019 pada hari selasa (11/09/2018) kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Peetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) di RM. Lembah CIremai Kuningan pada hari Kamis (13/09/2018) pukul 13:00 WIB s.d. selesai.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati, Komisioner KPU Kuningan Divisi Teknis Perencanaan dan Data Dadan Hamdani, Komisioner KPU Kuningan Divisi SDM dan Parmas Asep Z.Fauzi Komisioner KPU Kuningan Divisi Umum Keuangan dan Logistik Agus Ismail Yaqub, Komisioner KPU Kuningan Divisi Hukum Jajang Arifin, PLT Sekretaris KPU Kuningan Asep Pepen Ruspendi, Kasubag Program dan Data Dudung Abdulrokhman, Operator Data Pemilih KPU Kuningan Toto Saptori, Ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan Jubaedi, Komisioner Bawaslu Kabupaten Kuningan Abdul Jalil Hermawan, Staff Bawaslu Kabupaten Kuningan Eka Hamdani, Perwakilan Polres Kuningan, Perwakilan Kodim 0615 Kuningan, Perwakilan Kejaksaan Negeri Kuningan, Desk Pemilu Kabupaten Kuningan, Kesbangpol Kabupaten Kuningan, DIsdukcapil Kabupaten Kuningan, Pimpinan 16 Partai Politik Peserta Pemilu 2019, Ketua dan Anggota PPK Divisi Data se-Kabupaten Kuningan, serta Ketua Panwascam se-Kabupaten Kuningan.

Adapun dasar hukum kegiatan ini adalah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, PKPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilhan Umum Tahun 2019, PKPU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilihan Dalam Negeri Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019, Dalam Konteks Penyempurnaan DPT KPU Kuningan mengacu kepada Rekomendasi Bawaslu RI dan Partai Politik dalam Rapat Pleno Penetapan DPT Nasional Tahun 2018 di KPU RI, Surat Edaran KPU RI Nomor 1033 Tahun 2018 tentang Penyempurnaan DPT Pemilu Serentak 2019.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati yang sekaligus membuka acara secara resmi pukul 13.30 WIB, dalam sambutannya Heni menyampaikan bahwa Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) ini ini digelar serentak di seluruh Indonesia, hal ini dalam rangka menindaklanjuti temuan dugaan data ganda yang disampaikan oleh Bawaslu RI dan Partai Politik Peserta Pemilu 2019 di Rapat Pleno Rekapitulasi Penetapan DPT Pemilu 2019 Tingkat Nasional di KPU RI, untuk Kabupaten Kuningan sendiri terdapat dugaan data ganda sejumlah 14.744, data tersebut merupakan hasil pencermatan oleh Bawaslu RI yang disampaikan Bawaslu Kabupaten Kuningan ketika Rakor Penyempurnaan DPT Pemilu 2019 Selasa (11/09/2018).

Demi menindaklanjuti dugaan data ganda tersebut, KPU Kabupaten Kuningan bersama PPK di masing-masing wilayah kerjanya melakukan penyandingan data ganda, data yang diperoleh dari Bawaslu disandingkan dengan Data Kependudukan yang diperoleh dari Disdukcapil, lalu apablila data tersebut benar terdapat kegandaan maka PPK dan PPS melakukan peninjauan langsung dan apabila benar ganda, maka akan dihapis dan apabila tidak terdapat kegandaan maka data tersebut tidak akan dirubah, kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu (12/09/2018) sebelum dilangsungkannya Rapat Pleno Penetapan DPTHP Pemilu 2019 Kamis (13/09/2018).

“Kami sangat terbuka dengan masukan-masukan yang diberikan kepada kami baik itu masukan dari Bawaslu, Partai Politik, maupun dari masyarakat umum itu sendiri, karena pada dasarnya kami menerima masukan tersebut untuk terciptanya kualitas Data Pemilih yang berkualitas, faktual dan dapat dipertanggungjawabkan, serta hak-hak memilih sebagai pemilih dalam Pemilu Serentak 2019 nanti pun dapat ditunaikan sebagaimana mestinya.” tutur Heni Susilwati.

Kegiatan Rapat Pleno selanjutnya dipandu oleh Dadan Hamdani selaku Divisi yang membidangi Pemutakhiran Data Pemilih, dalam rapat tersebut Dadan Hamdani menerangkan mekanisme jalannya rapat pleno kepada peserta rapat. Di awal Komisioner Divisi SDM dan Parmas Asep Z.Fauzi membacakan tentang Hasil Pencermatan yang telah di lakukan KPU dan PPK dilapangan atas temuan dugaan data ganda yang disampaikan oleh Bawaslu Kabupaten Kuningan, selanjutnya setelah disetujui data pencermatan tersebut oleh Bawaslu dan Partai Politik, KPU kemudian membacakan Hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilu Serentak 2019 yang dibacakan oleh Komisioner Divisi Hukum Jajang Arifin dan Komisioner Divisi Umum, Keuangan dan Logistik Agus Ismail Yaqub, Setelah pembacan tersebut baik Bawaslu dan Partai Politik sepakat untuk menyetujui hasil data Rekap DPTHP tersebut. setelah ada kesepakatan, data tersebut dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Pleno Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2019 yang ditandatangani oleh Ketua dan Komisioner KPU Kuningan, Kemudian BA Hasil Rekap DPTHP tersebut diserahkan kepada Bawaslu Kabupaten Kuningan, Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Desk Pemilu 2019 Kabupaten Kuningan, Kesbangpol Kabupaten Kuningan, Polres Kuningan, Kodim 0615 Kuningan dan kepada ke 16 Pimpinan Partai Politik Peserta Pemilu 2019.
Dadan Hamdani menyampaikan bahwa dari temuan yang diduga data ganda sebesar 14.744, yang betul terealisasi dilapangan dari pengecekan by name by address nya oleh PPK diperoleh hasil 845 orang yang teridentifikasi ganda dan sudah dihapus, selanjutnya sekedar perbandingan DPT yang ditetapkan sebelumnya dengan DPTHP yang ditetapkan sekarang ada perbedaan dari pencermatan yang sudah dilakukan oleh KPU dan PPK di lapangan, perlu diketahui DPT Pemilu sebelumnya berjumlah 850.615 sedangkan DPTHP berjumlah 848.572. Pada proses pleno disamping menelusuri dugaan kegandaan dari Bawaslu, juga di internal PPK maupun PPS melakukan Self Assesment (pencermatan Internal) yang menyakup tentang Pemilih Ganda, Pemilih yang Meninggal, Pemilih yang Pindah, Pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan Pemilih TMS yang lainnya, dalam DPTHP juga ada yang dihapus karena tidak memenuhi syarat adapula pemilih baru yang ditambahkan ke dalam DPTHP Pemilu 2019 ini.

Dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ini dihasilkan Dua Berita Acara
Diantaranya, Pertama Berita Acara (BA) Nomor : 83/HK.05-BA/3208/KPU-Kab/IX/2018 tentang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Pemilihan Umum Tahun 2019, Dihasilkan Perbaikan Rekapitulasi terhadap Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Tahun 2019 yang semula sebanyak 850.615 dengan pemilih laki-laki berjumlah 428.499 pemilih perempuan berjumlah 422.116; Menjadi sebanyak 848.572 dengan pemilih laki-laki berjumlah 427.446, pemilih perempuan berjumlah 421.126 tersebar di 32 Kecamatan.

Lalu Kedua Berita Acara Nomor : 84/HK.05-BA/3208/KPU-Kab/IX/2018 Tentang Pencermatan Bersama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan, Partai Politik Tingkat Kabupaten, Dan Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Kuningan Serta Penghapusan Terhadap Pemilih Ganda Dan Tms (Tidak Memenuhi Syarat) Lainnya Serta Penambahan Pemilih Baru Dalam Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Tahun 2019 KPU Kabupaten Kuningan bersama dengan Bawaslu Kabupaten Kuningan dan Partai Politik Tingkat Kabupaten telah melakukan pencermatan bersama terhadap indikasi data ganda dan pemilih TMS dalam DPT Pemilu Tahun 2019 dengan rincian diantarana Indikasi data ganda dari Partai Politik sebanyak 0 (Nol); Rekomendasi Bawaslu Kabupaten Kuningan sebanyak 14.744 (Empat Belas Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh Empat) pemilih TMS karena Ganda, Self Assessment (pencermatan internal) sebanyak 1.872 (Seribu Delapan Ratus Tujuh Puluh Dua) pemilih TMS dan 281 (Dua Ratus Delapan Puluh Satu) pemilih perlu dilakukan perbaikan elemen data , rinciannya adalah 66 pemilih TMS karena Ganda, 785 pemilih TMS karena Meninggal Dunia; 1 pemilih TMS karena Dibawah umur, 702 pemilih TMS karena Pindah Domisili; 32 (Tiga Puluh Dua) pemilih TMS karena Tidak dikenal; 0 pemilih TMS karena Ubah Status; 8 pemilih TMS karena Hilang ingatan; terakhir Self Assessment (pencermatan internal) sebanyak 675 Pemilih baru.***

Komentar

comments