KPU Kuningan Sampaikan Progress Report Pilkada Serentak 2018

KPU Kuningan Sampaikan Progress Report Pilkada Serentak 2018

Kuningan, Senin 11 Desember 2017. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan telah menyampaikan laporan persiapan dan progress report Pilkada Serentak Tahun 2018 di Kabupaten Kuningan yang bertempat di Gedung Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan Maman Hemansyah. Bertindak sebagai narasumber, Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati dan Ketua Panwaslu Kabupaten Kuningan. Adapun pesertanya yakni Tim Help Desk Pilkada yang dibentuk berdasarkan SK Bupati Kuningan Nomor 270/Kpts.416-Tapem/2017.

Di dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Kuningan menyampaikan lopran persiapan anggaran. Menurut Heni, Kuningan siap menggelar Pilkada Serentak Rabu 27 Juni 2018. Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan NPHD tanggal 4 Juli 2017 dengan payung hukum Perda Nomor 17 Tahun 2015 tentang Dana Cadangan Pilkada Kuningan.

Selain itu Heni menyampaikan regulasi-regulasi yang berlaku dalam Pilkada Kuningan sesuai dengan PKPU yang telah ditetapkan oleh KPU Republik Indonesia. Tentang pembentukan penyelenggara di tingkat kecamatan, Heni menyampaikan telah membentuk dan melantik 160 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 32 kecamatan di Kabupten Kuningan pada tanggal 30 Oktober 2017.

Di tingkat keluarahan/ desa telah dibentuk dan dilantik 1.128 yang tersebar di 376 kelurahan/ desa di Kabupaten Kuningan pada tanggal 11 November 2017. Sampai saat ini, Sekretaris PPK dan PPS pun telah dibentuk dan siap untuk turut serta menyukseskan Pilkada di Kabupaten Kuningan.

Selanjutnya Heni menyampaikan terkait Pendaftaran Pemantau terhitung sejak tanggal 12 Oktober 2017 sampai saat ini belum ada yang mendaftar ke KPU Kabupaten Kuningan. Durasi paling lambat tanggal 11 Juni 2018. Hal yang sama juga terjadi pada Pendaftaran Lembaga Survey atau Jajak Pendapat dan Perhitungan Cepat sejak tanggal 12 Oktober 2017 sampai saat ini belum ada yang mendaftar dengan durasi paling lambat sampai tanggal 28 Mei 2018.

Ada pun tentang Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Kuningan telah dilakukan sebanyak 3 kali yakni 2 kali tentang mekanisme verifikasi dukungan bakal pasangan calon perseorangan dan 1 kali tentang Bimtek Terpadu yang diselenggarakan pada tanggal 8 s.d. 9 Desember 2017 bertempat di Hotel Horison Kuningan.

Tentang sosialisasi tahapan Pilkada, KPU Kabupaten Kuningan beserta PPK dan PPS secara rutin melakukannya di media masa (cetak dan online), media sosial, dan menghadiri forum-forum formal maupun informal.

Saat ini, KPU Kabupaten Kuningan sedang fokus pada tahapan pemutakhiran data pemilih dengan konsentrasi menuju pembentukan PPDP pada tanggal 19 Desember 2017 dengan alokasi 2005 orang berbasis jumlah TPS di Kabupaten Kuningan.

KPU Kabupaten Kuningan meminta kepada seluruh pihak agar mendorong perekaman E-KTP dapat diselesaikan agar masyarakat Kuningan dapat menggunakan hak pilihnya. Selain itu, KPU Kuningan pun meminta kepada semua pihak untuk turut serta berperan aktif mengawal tugas PPDP dalam coklit.

“Untuk pasangan calon dari jalur perseorangan dalam Pilkada Kuningan dinyatakan tidak ada. Hal tersebut ditandai dengan tidak adanya satu orang pun yang menyerahkan dukungan perseorangan sejumlah 63.615 fotokopi KTP pada tanggal 25 s.d. 29 November 2017 ke KPU Kabupaten Kuningan.” tutur Heni.

Selanjutnya Heni menjelaskan, bahwa KPU Kabupaten Kuningan saat ini fokus kepada pelayanan pasangan calon yang diusung oleh partai politik aau gabungan partai politik. Untuk pengumunan pendaftaran pasangan calon yang diusung partai akan digelar pada tanggal 1 s.d 7 Januari 2018.

“Setelah tahapan tersebut, masyarakat Kuningan akan mengetahui siapa saja pasangan calon yang diusung partai politik atau gabungan partai politik yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Kuningan pada tanggal 12 Februari 2018. Pasangan calon yang telah ditetapkan tersebut kemudian akan menjalani masa kampanye terhitung sejak tanggal 15 Februari s.d. 23 Juni 2018.” tutur Heni.

Komentar

comments