KPU Kuningan Paparkan Tata Kerja PPDP

KPU Kuningan Paparkan Tata Kerja PPDP

Kuningan, Sabtu 13 Januari 2018. Bimbingan Teknis Pemutakiran Data dan Daftar Pemilih yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan telah sampai pada hari kedua (13/1). Kegiatan yang diikuti oleh Ketua dan Anggota PPK Divisi Teknis seKabupaten Kuningan hari ini masih melanjutkan simulasi dan praktik penggunaan aplikasi Si Coklit, setelah sebelumnya (12/1) pukul 19.30 WIB Kasubag Program dan Data Dudung Abdul Rokhman menjelaskan Buku Kerja PPDP. Dudung menyampaikan bahwa dalam tahapan Coklit terdiri dari 3 tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Untuk tahapan persiapan dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2018 s.d. 19 Januari 2018, tahapan pelaksanaan pada tanggal 20 Januari 2018 s.d. 18 Februari 2018, dan untuk pelaporan pada tanggal 28 Januari s.d. 18 Februari 2018.

Di dalam tahapan persiapan, kegiatan yang dilakukan yakni bimtek; membuat rencana kerja PPDP; mendapatkan perangkat kerja; mengecek perangkat kerja; dan koordinasi dengan RT/RW/sebutan lainnya. Untuk tapahan pelaksanaan meliputi mendatangi pemilih dari rumah ke rumah; mencentang data pemilih bila cocok pada kolom keterangan form A-KWK; memperbaiki data pemilih bla tida cocok (form A-KWK); mencatat data pemilih yang tidak memenuhi syarat (form A-KWK); mencatat pemilih ang berlum terdaftar (form A-KWK); memberikan tanda bukti pendaftaran (form A.A.1-KWK); mengisi dan menempel stiker form A.A.2 KWK per-KK di bagian dedpan rumah; dan koordinasi setiap 10 hari sekali ke PPS.

Pada tahapan pelaporan meliputi mengecek kembali formulir A-KWK dan A.A.-KWK dan A.A.1-KWK; koordinasi akhir dengan RT/RW sebutan lainnya; bila RT/RW sebutan lainnya melakukan koreksi data, maka lakukan coklit ulang; mengisi formulir A.A.3-KWK; menyerahkan hasil kerja ke PPS; meminta tanda tangan PPS di buku PPDP.

“Ada beberapa perangkat kerja yang harus diperhatikan dan dicek sebelum melakukan coklit yaitu identitas PPDP, Data pemilh tiap TPS (model A-KWK) yaitu daftar pemilih yang disampaikan oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota untuk dicoklit; Data pemilih baru (model A.A-KWK) yaitu formulir kosong untuk mencatat pemilih yang belum terdaftar pada model A-KWK; formulis data telah terdapat (model A.A.1-KWK) yaitu tanda terima rangkap dua sebagai bukti pendaftaran; stiker terdaftar (model A.A.2-KWK) stiker ditempel per-KK di rumah pemilih; laporan COKLIT (model A.A.3-KWK), dan alat tulis (pensil, pulpen, penggaris, map plastik).” tutur Dudung.

Selanjutnya, KPU Kuningan dalam waktu dekat yakni tanggal 16 s.d. 17 Januari 2018 akan menggelar Bimtek Mutarlih kembali di Hotel Horison Kuningan. Kegiatan tersebut selain akan mengundang 1 orang Anggota PPK yang membidangi Pemutakhiran Daftar Pemilih, juga akan diundang Ketua PPS dan 1 orang Anggota PPS yang membidangi Pemutakhiran Daftar Pemilih.

“Tahapan pemutakhiran data dan daftar pemilih harus dilakukan secara benar dan sungguh-sungguh. PPDP adalah ujung tombaknya. Maka, PPDP harus melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku. PPDP haru dipastikan turun langsung ke lapangan menemui masyarkat karena pemutakhiran data dan daftar pemilih tidak bisa dilakukan di belakang meja. Semua itu adalah ikhitar penyelenggara dalam melayani hak pilih masyarakat Kuningan.” tutur Heni Susilawati Ketua KPU Kabupaten Kuningan.

Selanjutnya, dalam sambutan penutupan akhir kegiatan Bimtek Mutarlih (13/1) pukul 12.00 WIB, Heni menyampaikan kepada Ketua dan Anggota PPK Divisi Teknis bahwa bimtek yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 s.d.17 Januari 2018 agar diikuti oleh PPK dan PPS dengan baik. Jadikan bimtek sebagai wahana untuk belajar agar semua tugas yang diemban dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.***

Komentar

comments