KPU Kuningan Pandu Penyusunan DIM Sosdiklih Parmas dan Kampanye

KPU Kuningan Pandu Penyusunan DIM Sosdiklih Parmas dan Kampanye

Kuningan, Minggu 28 Januari 2018. Bimbingan Teknis Bidang Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat Pada Pilkada Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan telah sampai pada hari kedua (28/1). Kegiatan yang diikuti oleh 64 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi SDM Parmas dan Divisi Hukum seKabupaten Kuningan tersebut, kegiatan dimulai dengan forum yang dipandu oleh Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat Asep Z Fauzi.

Memimpin forum, Asfa panggilan akrab Asep Z Fauzi mengajak peserta bimtek untuk mendiskusikan daftar inventaris masalah (DIM) yang sebelumnya telah dihimpun olek PPK. Ada pun beberapa inventarisir masalah yang diangkat ke forum yakni tentang tahapan mutarlih,  tentang sosdiklih dan parmas, redahnya partisipasi masyarakat dalam tahapan P2S, dan lain-lainnya.

“Salah satu penanggulangannya yakni dengan terus menerus melakukan pendidikan politik kepada seluruh elemen masyarakat sehingga terbangun kesadaran di dalam diri masyarakat untuk tergerak secara mandiri ke TPS tanpa dilatarbelakangi oleh apa pun kecuali guna merealisasikan hak pilih.” tutur Asfa.

Dalam pembahasan ihwal kampanye, Asfa mula-mula mengingatkan bahwa Pilkada Kuningan Tahun 2018 harus terbebas dari  politik uang. Masyarakat harus senantiasa memutus mata rantai permintaan atau penerimaan politik uang. Sehingga siklus beri-terima tidak akan berlaku lagi dalam Pilkada Serentak Kabupaten Kuningan Tahun 2018.

“Meskipun tidak sedikit yang meyakini bahwa mendekonstruksi paradigma yang mengatakan politik uang itu sulit dimusnahkan, tetapi kita selaku penyelenggara harus senantiasa berikhitar melakukan pelbagai langkah-langkah preventif dan solutif untuk menciptakan Pilkada di Kabupaten Kuningan yang berkualitas” tutur Asfa.***

Komentar

comments