KPU Kuningan Menghadiri Rakorda Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2017

KPU Kuningan Menghadiri Rakorda Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2017

Kuningan 20 Desember 2017,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan telah menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2017 tentang “Optimalisasi Penanganan Konflik Sosial Dalam Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018”, bertempat di Aula Hotel Ayong Linggarjati Kabupaten Kuningan. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Kuningan.

Rakorda kali ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada, ST., Wakapolres Kuningan Kompol Nanang Suhendar, Dandim Kuningan Letkol Inf. Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos.MM., Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan Adhyaksa Darma Yuliano, SH., dan Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi SDM dan Parmas Asep Z. Fauzi. Serta turut juga hadir Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kuningan,Camat Sekabupaten,Kuningan,Kapolsek Sekabupaten Kuningan,Parpol,Ormas,LSM, dan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kuningan.

Ada empat (4) Narasumber dalam Rakorda Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2017, yaitu dari Wakapolres Kuningan, Dandim Kuningan, Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, dan Komisioner KPU Kuningan Divisi SDM dan Parmas.

Ditunjuk sebagai narasumber, Asfa panggilan akrab dari Asep Z. Fauzi memaparkan materi soal Penanganan Potensi Konflik Pilkada 2018, dalam penjabaran materinya Asfa menjelaskan apa saja hal hal yang menjadi pokok-pokok permasalahan pada Pilkada Serentak 2018, diantaranya PIlkada Serentak menuntut SDM Penyelenggara yang berkualitas dan berintegritas, Perubahan regulasi Pilkada yang sangat dinamis menuntut komponen penyelenggaraan dapat menyesuaikan substansi PKPU dengan setiap perubahan regulasi secara cepat, Pengadaan dan pendistribusian logistik pemilihan secara serentak memungkinkan terjadinya kendala di lapangan karena faktor cuaca, geografis, sarana transformasi dan ketersediaan penyedia kebutuhan logistik Pemilihan,Data pemilih selalu menjadi isu yang krusial dalam penyelenggaraan Pemilihan,serta berdasarkan hasil riset LIPI dan Crisis Group Asia report konflik dan kekerasan cenderung meningkat dalam Pilkada.

Asfa pun dalam akhir penyampaian materinya mengajak kepada semua elemen masyarakat seperti TNI/Polri,Ormas,LSM, dan khususnya Masyarakat Umum untuk saling bahu-membahu mensukseskan Pilkada Serentak pada Rabu 27 Juni 2018.

***

Komentar

comments