KPU Kuningan Lantik Agen Sosialisasi

KPU Kuningan Lantik Agen Sosialisasi

Kuningan, 6 Februari 2018. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Peresmian dan Pembekalan Agen Sosialisasi yang diselenggarakan di Aula KPU Kuningan pada pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua KPU Kuningan Heni Susilawati S.Sos.MM., Kasubbag Teknis Jajang Jamaludin S.Sos, Rohaniawan Drs.H.Mamat, M.Pd.I, beserta Agen Sosialisasi seKabupaten Kuningan.

Awal kegiatan Jajang Jamaludin membacakan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan Nomor : 15/PP.08.3-Kpt/3208/KPU-Kab/II/ Tentang Penetapan Agen Sosialisasi pada Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018.

Selanjutnya adalah Peresmian dan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota Agen Sosialisasi, Pembacaan Naskah Sumpah dilakukan oleh Ketua KPU Kuningan Heni Susilawati didampingi oleh Petugas Pembawa Naskah (Kasubbag Hukum), Rohaniawan sebagai pengambil sumpah dan perwakilan dari agen sosialisasi ada dua orang yaitu Iim Saiman dan Regina Firda Rahmadani, dilanjut Penandatanganan Berita Acara Pelantikan oleh kedua wakil dari Agen Sos tersebut,  Ketua KPU Kuningan membacakan Kata-Kata Pelantikan, lalu Pembacaan Fakta Integritas oleh Anggota Agen Sosialisasi Ragel T. Sudarma, dan terakhir adalah penandatanganan fakta integritas oleh Iim Saiman dan Regina Firda Rahmadani selaku wakil dari Anggota Agen Sosialisasi.

Heni Susilawati memberikan sambutan sekaligus kata selamat atas dilantiknya Agen Sosialisasi. Dalam sambutannya Heni memberi paparan mengenai Struktur Organisasi yang ada di KPU mulai dari Komisoner, PPK, PPS dan sebagainya. Lalu Heni menyampaikan bahwa pekerjaan yang bakal dilakukan oleh peserta adalah pekerjaan yang mulia, sebagai lahan pengabdian terhadap NKRI, dan terutama dalam membantu mensukseskan Sosialisasi mengenai Pilkada Tahun 2018 kepada Pemilih.

Heni juga menuturkan bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh Agen Sosialisasi akan diawasi,  terlebih karena agen sosialisasi itu akan sering bertemu dan berinteraksi  dengan Panwaslu, Panwascam, dan PPL di tingkat desa. Heni mendorong Agen Sosialisasi untuk menjauhi Kampanye Uang/Money Politic dan memsosialisasikan kepada pemilih bahwasanya menerima apapun baik uang maupun barang yang mempunyai maksud untuk memilih salah satu paslon itu adalah termasuk unsur pidana.

“Saya berharap Anggota Agen Sosialisasi untuk  tetap terus menjaga netralitas dalam tahapan Pilkada 2018, dengan cara mensosialisasikan calon secara adil kepada pemilih dan tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon, lalu menjauhi unsur Kampanye Uang/Money Politic, dan tetap menjaga Intergritas guna terciptanya Pilkada Tahun 2018 yang Damai dan Sukses” tutur Heni.***

 

Komentar

comments