KPU Kuningan Kunjungi FKPD dan Parpol

KPU Kuningan Kunjungi FKPD dan Parpol

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar kunjungan ke Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Partai Politik peserta Pemilu 2019. Hingga hari ini Senin 14 Januari 2019 FKPD yang sudah dikunjungi antara lain Polres, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri. Sisanya masih menunggu konfirmasi dari Kodim 0615 dan DPRD Kuningan. Sementara dari 16 Parpol ada 4 yang sudah dikunjungi yaitu Partai Golkar, Perindo, PPP dan PBB. Parpol lainnya masih menunggu giliran sesuai jadwal yang telah disusun.

Ketua KPU Kuningan Asep Z Fauzi mengatakan, kunjungannya dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi dan membagun sinergi antara penyelenggara Pemilu dengan stakeholder Pemilu. Hal ini dilakukan menyusul telah dilantiknya Komisioner KPU Periode 2018-2023. Menurutnya, kunjungan ini sangat penting dalam rangka menyamakan pemahaman demi menyuskseskan seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu.

“Dalam kunjungan yang kami lakukan disamping kami berlima (komisioner) mengenalkan diri juga kami sampaikan berbagai informasi penting terkait tahapan Pemilu. Tidak hanya itu, kami juga mendapat banyak masukan yang sangat bagus dari para pihak yang kami kunjungi. Hal ini penting kami lakukan agar Pemilu 2019 berjalan sukses dan berkualitas,” jelas Asep di ruang kerjanya, Senin 14/1/2019.

Beberapa poin yang disampaikan oleh KPU, kata Asep, antara lain seputar pelaksanaan kampanye, pelaporan dana kampanye, persiapan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, termasuk tata cara konversi suara ke kursi. Selain itu, disampaikan juga informasi seputar pemenuhan hak pilih bagi warga yang belum masuk DPT, update informasi mengenai adanya warga yang belum melakukan perekaman eKTP serta tahapan lainnya.

“Banyak hal yang kami diskusikan dalam kunjungan ini baik ke FKPD maupun teman-teman Parpol. Dalam kesempatan itu kami berdialog secara santai tentang banyak hal. Bahkan diantaranya kami juga mengulas terkait evaluasi palaksanaan Pilkada, seperti aspek pengamanan logistik hingga bagaimana memperkuat netralitas dan integritas penyelenggara. Tentunya ini jadi bahan yang sangat bagus untuk kita semua menghadapi Pemilu 2019,” jelasnya.

Sementara dalam kunjungannya ke FKPD pihaknya sedikit mengulas terkait pengamanan logistik. Dalam Pemilu 2019 kata dia, ada beberapa item anggaran yang tidak ada dalam DIPA Tahun 2019 yang bersumber dari APBN. Paling menonjol adalah untuk sewa gudang logistik di tingkat kecamatan. Padahal komponen logistik  yang harus bergeser sangat krusial.

“Ini sudah kami sampaikan kepada pak Bupati saat berkunjung ke kantor KPU karena terkait penggunaan fasilitas pemerintah. Lebih lanjut kami akan koordinasi terus dengan beliau. Untuk sisa kunjungan kami ke FKPD dan Parpol yang akan kami lakukan mudah-mudahan akan banyak terserap berbagai informasi penting. Tak lupa kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pihak yang sudah berkenan menerima kunjungan kami,” pungkasnya.***

Komentar

comments