KPU Kuningan Kembali Gelar Rakor Daftar Pemilh

KPU Kuningan Kembali Gelar Rakor Daftar Pemilh

Kuningan, 7 Maret 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Khusus (DPK), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan Perbaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Tahap 2 Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Grage Sangkan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Z. Fauzi, Komisioner Divisi Perencanaan dan Data Asep Budi Hartono dan Divisi Teknis Penyelenggaraan Maman Sulaeman.

Hadir pula Kasubbag Program dan Data Dudung Abdul Rokhman, Kasubbag Teknis dan Hupmas Jajang Jamaludin, dan  jajaran sekretariat KPU Kabupaten Kuningan lainnya yakni Toto Saptori, Mucholidin, Ajiv Rizki Permadi, dan Zaka Vikryan. Diikuti oleh 32 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi Pemutakhiran Data Pemilih kegiatan tersebut dimulai terhitung pukul 10.00 WIB.

Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Z. Fauzi saat memberikan sambutan.

“Kesempatan ini dapat dioptimalkan bagi PPK untuk membahas Data Pemilih guna mempersiapkan rekapilutasi daftar pemilih tambahan yang akan digelar di tingkat kecamatan. Selain itu, giat ini juga dapat digunakan untuk berdiskusi antara PPK dan KPU mengenai permasalahan data pemililh yang terjadi di lapangan.” tutur Asep Z. Fauzi dalam sambutannya membuka kegiatan.

Asep Budi Hartono Divisi Datin KPU Kuningan menyampaikan berdasarkan PKPU 37 Tahun 2018 Pasal 38 ayat 2 bahwa dalam hal Pemilih telah terdaftar dalam DPT, PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota mencatat pindah memilih pada kolom keterangan DPT dan menerbitkan surat keterangan pindah memilih menggunakan formulir Model A.5-KPU, dengan ketentuan: a. lembar kesatu untuk Pemilih yang bersangkutan; dan b. lembar kedua sebagai arsip PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan bahwa formulir Model A.5-KPU memuat informasi: a. identitas Pemilih yang terdiri dari nomor induk kependudukan, nama, jenis kelamin, tanggal lahir dan alamat tempat tinggal Pemilih, dan TPS asal Pemilih;  b. alamat dan TPS tujuan; dan c. jenis surat suara yang diterima oleh Pemilih.

Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi Asep Budi Hartono saat memberikan arahan.

“Berkaitan dengan DPTb, nanti PPS mengumumkan DPTb pada tempat yang mudah dijangkau paling lambat 15 (lima belas) Hari sebelum hari pemungutan suara. DPTb yang diumumkan tidak menampilkan informasi Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga Pemilih secara utuh. PPS menyampaikan DPTb perTPS kepada KPPS paling lambat 1 (satu) Hari sebelum hari pemungutan suara.” tutur Asep Budi Hartono di akhir wawancara.***

Komentar

comments