KPU Kuningan Jelaskan Mekanisme Penghitungan Alokasi Kursi

KPU Kuningan Jelaskan Mekanisme Penghitungan Alokasi Kursi

Kuningan, Sabtu 23 Desember 2017. Dalam Rapat Penyusunan Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Kuningan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kuningan yang dihadiri oleh Ketua Panwaslu Kuningan, Kepala Kesbangpol Kuningan, Kepala Disdukcapil Kuningan, Kepala Satpol PP Kuningan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kuningan, Anggota PPK bagian Teknis Kepemiluan, dan Ketua dan Sekretaris Partai Politi atau yang mewakili Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi Teknis Perencanaan dan Data Dadan Hamdani menjelaskan mengenai mekanisme penghitungan alokasi kursi bertempat di Hotel Prima Resort.

“Dalam menentukan jumlah kursi DPRD Kabupaten/ Kota didasarkan pada jumlah peduduk. Untuk jumlah penduduk sampai dengan 100.000 mendapatkan alokasi sebanyak 20 kursi, 100.001 s.d. 200.000 sebanyak 25 kursi, 200.001 s.d. 300.000 sebanyak 30 kursi, 300.001 s.d. 400.000 sebanyak 35 kursi, 400.001 s.d. 500.000 sebanyak 40 kursi, 500.001 s.d. 1.000.000 sebanyak 45 kursi, 1.000.001 s.d. 3.000.000 sebanyak 50 kursi, dan lebih dari 3.000.000 penduduk sebanyak 55 kursi.” tutur Dadan.

Dadan kemudian menjelaskan langkah berikutnya dalam penataan jumlah kursi harus ditetapkan lebih dahulu angka Bilangan Pembagi Penduduk (BPPd) dengan cara membagi jumlah penduduk dengan jumlah alokasi kursi. Selanjutnya menentukan estimasi jumlah alokasi kursi perkecamatan dengan cara membagi jumlah penduduk dengan BPPd (sebagai bahan pertimbangan pemetaan dapil).

Tahap berikutnya menurut Dadan adalah menggabungkan/ memecah kecamatan menjadi Dapil dengan memperhatikan prinsip-prinsip pemetaan dapil sebagaimana di atur dalam PKPU. Lalu menentukan alokasi kursi perdapil dengan cara membagi jumlah penduduk di dapil dengan BPPd; (apabila terdapat angka pecahan, dibulatkan ke bawah). Selanjutnya menghitung sisa penduduk dengan cara total jumlah penduduk perdapil dikurangi hasil kali kursi teralokasi dengan BPPd. Jika pada penghitungan tahap pertama masih terdapat sisa kursi, maka sisa kursi dibagikan ke dapil dengan sisa penduduk tertinggi.

Pasca pemaparan materinya (pukul 17.30 WIB), Dadan mengingatkan peserta rapat untuk berkenan hadir kembail ke forum kembali setelah bada isya sekitar pukul 19.30 WIB dan bersiap untuk melakukan simulasi penghitungan alokasi kursi. Hal tersebut bertujuan agar peserta dapat merasakan langsung dan mempermudah dalam memahami tentang bagaimana mekanisme penghitungan alokasi kursi.***

Komentar

comments