KPU Kuningan Hadiri Undangan Kesbangpol

KPU Kuningan Hadiri Undangan Kesbangpol

Kuningan, Sabtu 16 Desember 2017. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabuapten Kuningan telah menghadiri kegiatan Sosilaisasi UU No 10 Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kuningan bertempat di SMA N Ciawigebang. Kegiatan melibatkan pelajar tingkat SMA/Sederajat sewilayah Kecamatan Ciawigebang dan sekitarnya yang berjumlah 50 orang. Terdapat dua narasumber dalam kegiatan tersebut, yakni Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati dan Kasat Intelkam Polres Kuningan AKP Iwan Rasiwan.

Dalam penyampaian materinya, Heni mengawalinya dengan mengenalkan Aktor Pilkada yang meliputi penyelenggara, partai politik, pasangan calon, dan pemilih; Sistem Pilkada; Manajemen Pilkada; dan Penegakan Hukum dalam Pilkada. Selanjutnya dihadapan seluruh peerta yang terdiri dari pelajar (pemilih pemula), Heni menyampaikan bahwa tahapan terdekat yang akan dilakukan oleh KPU Kabupaten Kuningan adalah Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih.

“Sebagai pemilh pemula, teman-teman dapat mulai berkontribusi dalam Pilkada Kuningan dengan mengecek namanya nanti dalam aplikasi SIDALIH. Periksa juga apakah orang-orang di sekitar sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Pemanfaatan produk teknologi informasi harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk hal-hal positif termasuk mengawal nama sendiri dan keluarga apakah sudah terdaftar atu tidak.” tutur Heni.

Heni kemudian menyampaikan, pemilih pemula yang notabene adalah kaum terpelajar diharapkan memiliki perhatian penuh dalam proses Pilkada Kuningan. Pemilih pemula harus memegang teguh idealismenya untuk tidak tergiur dengan money politics. Sikap menolak money politics tersebut harus senantiasa disebarluaskan kepada lingkungan sekitar. Hingga akhirnya, masyarakat Kuningan secara keseluruhan dapat menjadi pemilih cerdas dan berkualitas yang tidak “tuntas” oleh sekadar lembaran uang kertas.

My Vote, My Choice. Pemilih Pemula pun diharapkan mampu membantu dalam mengampanyekan gerakan tolak golput. Datang secara bahagia ke TPS Rabu 27 Juni 2018 dan memilih paslon sesuai azas langsung, umum, bebas, rahasia, dan adil. Gerakan tolak golput itu dapat dilakukan secara langsung ketika sedang berbincang dengan keluarga dan teman, pun dapat dilakukan juga dengan membubuhi kreativitas seni yang dapat diviralkan melalui media sosial misal produk grafis atau video.” tutur Heni.***

Komentar

comments