KPU Kuningan Hadiri Kegiatan KIPP

KPU Kuningan Hadiri Kegiatan KIPP

Kuningan, 3 Oktober 2018. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan Hj. Heni Susilawati, S.Sos., M.M telah menghadiri undangan kegiatan diskusi publik dari Komite Independen Pemantau Pemilu Kabupaten (KIPP) Kuningan. Kegiatan yang berlangsung di Gedung IPHI Kuningan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.

Kegiatan diskusi yang mengusung tema Hak Konstitusional Warga Negara dalam DPT dan Kerawanan Pemilu tersebut dihadiri juga oleh Sekjen KIPP Indonesia Kaka Suminta dan Abdul Jalil Hermawan Anggota Bawaslu Kabupaten Kuningan. Selain itu turut serta hadir perwakilan partai politik tingkat Kabupaten Kuningan dan civitas akademik dari pelbagai perguruan tinggi dari Kuningan dan Cirebon.

Bertindak sebagai pemateri, Heni menyampaikan bahwa karakter tahapan pemutakhiran data pemilih diantaranya merupakan tahapan dengan durasi jadwal terlama tehitung sejak tanggal 17 Desember 2017 s.d. 17 April 2019; melibatkan banyak stakeholder; konsolidasi data yang sangat dinamis; dan kecenderungan masyrakat yang pasif.

“Ada pun sebagai dasar regulasi dalam tahapan pemutakhiran data pemilih yakni Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 011-017/PUU-I/2003 tanggal 24 Februari 2004 antara lain menyebutkan menimbang bahwa hak konstitusional warga negara untuk memilih dan dipilih (right to vote and rigth to be candidate) adalah hak yang dijamin oleh konstitusi, undang-undangan maupun konvensi internasional, maka pembatasan penyimpangan, peniadaan, dan penghapusan akan hak dimaksud merupakan pelanggaran terhadap hak azasi warga negara.” tutur Heni.

Heni kemudian menjelaskan bahwa regulasi lainnya yang melegitimasi tahapan tersebut yakni Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, PKPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program Dan Jadwal Pemilu Tahun 2019, dan PKPU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Di Dalam Negeri Dalam Penyelenggaraan Pemilu.

“Berkenaan dengan data pemilih dalam tahapan Pemilu 2019 untuk Daftar Pemilih Sementara (DPS) yakni 429.805 pemilih laki-laki, 422.657 pemilih perempuan, untuk Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yakni 429.053 pemilih laki-laki dan 422.861 pemilih perempuan, untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni 428.499 pemilih laki-laki dan 422 116 pemilih perempuan, dan untuk Daftar Pemilih Tetap Hasil Penyempurnaan yakni 427.446 pemilih laki-laki dan 421.126 pemilih perempuan.” tutur Heni.

Di dalam forum tersebut pun Heni menyampaikan harapannya agar seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama untuk mengawal tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilh, optimalisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) secara terstruktur massif dan sistematis, dan mendorong seluruh pihak untuk berama-ramai mengecek namanya apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum.

“Saya mengapresiasi kegaitan yang diselenggarakan oleh KIPP Kabupten Kuningan. Melalui kegiatan seperti ini masyarakat paling tidak akan lebih tercerahkan dan termotivasi agar secara aktif mengikuti seluruh tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019, termasuk tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih.” tutur Heni.***

Komentar

comments