KPU Kuningan Gelar Sosialisasi Pilkada Serentak 2018

KPU Kuningan Gelar Sosialisasi Pilkada Serentak 2018

Kuningan, Kamis 28 Desember 2017. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar Sosialisasi Pilkada Serentak 2018 dengan Kelompok Pemilih Segmen Perempuan dan Media yang bertempat di Villa Kampung Gunung Mountain Park Gunung Keling Cigugur Kuningan. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh Panwaslu Kabupaten Kuningan, Bhayangkari Kabupaten Kuningan, Persit Kabupaten Kuningan, Muslimat NU Kabupaten Kuningan, Wanita PUI Kabupaten Kuningan, Pasundan lstri Kabupaten Kuningan, Ketua GOW Kabupaten Kuningan, Fatayat NU Kabupaten Kuningan, KOHATI Kabupaten Kuningan, Dharma Wanita persatuan Kabupaten Kuningan, dan KOPRI PMII Kabupaten Kuningan.

Selain itu turut pula diundang Diskominfo Kabupaten Kuningan, Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Direktur Duta Muslim FM, Direktur Tazkia FM, Direktur Ewangga FM, Biro Kabar Kuningan, Biro FaJar Kuningan, Biro Radar Kuningan, Biro Rakyat Kuningan, Biro Kuningna Mas, Biro Bingkai Warta, Biro Kuningan Terkini, Biro Suara Kuningan, Biro Kuningan Religi, Biro Wow Kuningan, Biro Gragepolitan.Com, Biro Dialog, Biro Neraca, Biro Sindo, Biro Galura, Biro Warta Jabar News, Biro Kompas Indonesia News, Biro Seputar Jabar, Biro Bandung Raya, Biro Giwangkara, Biro Paradigma, Biro ldentitas Bangsa, Biro Pikiran Rakyat, Biro Medikom, Biro Metro Indonesia, Biro MNC Group, Direktur RRI Cirebon, Direktur TV Kuningan, Direktur Kuningan FM, Pimpinan RCTI Kuningan, Biro Radar Online, Pimpinan TV One Kuningan, Biro Gelora SR yang akan mengikuti forum sosialisasi setelah forum dengan segemen Pemilih Perempuan.

Sosialisasi Pilkada Serentak (28/12) dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati. Dalam sambutannya Heni memaparkan turut senang bertemu dengan segmen pemilih perempuan karena perempuan adalah segmen yang dapat menjadi corong untuk terciptanya peningkatan partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak Rabu 27 Juni 2018. Hal itu didasarkan pada peran dan keberadaan perempuan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan rumah keluarga, kerja, maupun masyarakat secara luas.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, selain Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati turut pula hadir Ketua Panwaslu Kabupaten Kuningan Jubaedi. Bertindak sebagai narasumber pertama, Heni mengawali pemaparan materinya dengan menyampaikan sebuah kutipan yakni “Tidak ada demokrasi tanpa pelibatan perempuan. Demokrasi kuat dengan kehadiran dan suara perempuan.”

“Dalam demokrasi yang sudah cukup mapan ini, perempuan masih dibayang-bayangi oleh tindak-laku money politics. Jangan sampai perempuan datang ke TPS karena dilatarbelakangi oleh pemberian dari pihak-pihak tertentu. My Vote My Choice. Suaraku Pilihanku. Jangan sampai hak memilih direnggut oleh apa pun atau siapa pun. Proses pemilihan yang berkualitas jangan sampai dinodai dengan money politics. Perempuan dapat menjadi pendidik pertama bagi keturunannya ataupun keluarganya untuk senantiasa mengampanyekan tolak money politics.” tutur Heni.

Selanjutnya dihadapan peserta, Heni menyampaikan partai politik dan tim kampanye juga harus turut serta mencerdaskan pemilih. Heni mengajak peserta yang merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Kuningan untuk bergotong royong mewujudkan Pilkada Serentak Jawa Barat 2018 sebagai sarana edukasi demokrasi dan wahana wisata politik. Artinya, menurut Heni bukan hanya tugas KPU dan Panwaslu saja yang bertanggung jawab dalam menciptakan hal tersebut melainkan partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan pemilih harus bersama-sama menjadikan Pilkada sebagai proses pembelajaran dalam peningkatan kecerdasaan kognitif, psikomotor, afektif, dan juga spiritual.

“Ada pun hal-hal yang dapat dilakukan oleh perempuan dalam Pilakda yakni mendiskusikan persoalan ketidakadilan; menggali pengalaman perempuan; mendiskusikan lebih dalam; merumuskan kebutuhan perempuan; dan tahapan alur diskusi. Selain itu agar perempuan menjadi pemilih yang rasional dalam menentukan pilihan seyogyanya mampu membedah visi, misi, dan program pasangan calon. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara pastikan memahami ketidakadilan gender; menggunakan rumusan kebutuhan sebagai titik tolak; mengamati visi, misi dan program kandidat; dan mendiskusikan dengan kelompok perempuan.” tutur Heni.

Kemudian kepada peserta, Heni menyampaikan tahapan, program, dan jadwal terdekat KPU Kabupaten Kuningan. Untuk pengumuman Pendafataran Pasangan Calon dilaksanakan pada tanggal 1 s.d. 7 Januari 2018. Pendafataran Pasangan Calon 8 s.d. 10 Januari 2018. Penetapan Pasangan Calon tanggal 12 Februari 2018. Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon tanggal 13 Februari 2018.

Di akhir penyampaian materinya, Heni kembali memberikan penguata tentang partisipasi pemilih. Menurutnya partisipasi pemilih bukan hanya dalam ruang lingkup kuantitasnya saja melainkan harus pula meningkat kualitasnya. Hal itu dapat dilakukan dengan menolak segala macam bentuk money politics, golput, dan mampu terhindar dari isu-isu sara dan hoax.

Bertindak sebagai narasumber kedua Ketua Panwaslu Kabupaten Kuningan Jubaedi menyampaikan tugas dan wewenang Panwaslu Kuninga dalam Pilkada yang meliputi menerima laporan dugaan pelanggaran; menindaklanjuti temuan dan laporan; dan menyelesaikan sengketa pemilu.

“Masyarakat dapat turut serta dalam pengawasan pemilu. Bentuk sinergitas antara pengawas pemilu dan masyarakat yakni dengan memberikan informasi awl bagi Panwaslu yang kemudian akan ditindaklanjuti verifikasi, penelurusan, dan pemeriksaan dokumen. Ada pun mitra strategis dalam pengawasan pemilu diantaranya perguruan tinggi, LSM, Pemantau Pemilihan, Ormasn, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan lainnya.” tutur Jubaedi.

Di akhir paparannya, Jubaedi menyampaikan masyarakat dapat melibatkan dirinya dalam pelaksanaan pengawas pemilu dengan menjadi pengawas pemilu atau menjadi relawan pengawas pemilu. Selain itu, masyarakat dapat membantu pengawasan pemilu dengan cara memberikan informasi kepada Pengawas Pemilu Kabupaten Kuningan melalui website, SMS Center, atau mendatangi Kantor Panwas terdekat di wilayah domisilinya.***

Komentar

comments