Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), Kamis 27/8/2020, di halaman Aula Kantor KPU setempat. Pleno digelar untuk menetapkan data agregat potensi pemilih periode Agustus tahun 2020.

Rapat pleno dipimpin lansung oleh Ketua KPU Kuningan, Asep Z. Fauzi, didampingi jajaran anggota dan sekretariat KPU. Rapat pleno berlangsung dalam pengawasan Ketua Bawaslu Ondin Sutarman serta Anggota Bawaslu Abdul Jalil Hermawan.

“Kami juga mengundang unsur TNI, Polri, Disdukcapil, Badan Kesbangpol dan Pimpinan Parpol tingkat Kab. Kuningan. Tentunya sesuai standar protokol kesehatan,” kata anggota KPU Divisi Data dan Informasi, Asep Budi Hartono usai di ruang kerjanya.

Dia menuturkan Rapat Pleno digelar dalam rangka menindaklanjuti surat Komisi Pemilihan Umum RI Nomor 550/PL.02.1-SD/01/KPU/VII/2020 perihal Pelaksanaan Rapat Pleno dan Permintaan Data Pemilih Hasil Pemutakhiran Berkelanjutan Tahun 2020. Rapat pleno yang berlansung kurang lebih 1 jam tersebut menetapkan rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan tingkat Kabupaten Kuningan sampai bulan Agustus 2020.

“Diketahui bahwa sampai bulan Agustus 2020 jumlah potensi pemilih di Kabupaten Kuningan sebanyak 854.870, terdiri dari 430.503 pemilih laki-laki dan 424.367 pemilih perempuan,” jelasnya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Asep Z. Fauzi, dalam sambutannya menjelaskan berbagai kegiatan yang digelar KPU Kuningan selama tahun 2020. Kepada undangan dia menerangkan bahwa saat ini Kabupaten Kuningan sedang menjalani fase post election dan tengah bersiap memasuki fase pre election.

Selama fase tersebut kata Asfa panggilan akrabnya, KPU melakukan beragam kegiatan. Antara lain pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan, pelayanan dan penataan kelembagaan, pendidikan politik dan penyusunan RKB Pilkada.

“Kami berharap seluruh kegiatan KPU berjalan lancar dan mendapat dukungan semua pihak. Terlebih selain memutakhirkan daftar pemilih kami juga sedang dalam proses pengusulan anggaran Pilkada Kuningan yang akan datang,” jelas Asfa.

Dia menambahkan, dalam proses pendidikan politik pihaknya intensif menggelar kegiatan diskusi bertajuk NgaDEM (Ngaderes Demorkrasi) Virtual. Kegiatan ini terus digenjot meski di tengah situasi Pandami Covid-19. Tercatat selama masa Pandemi Covid-19 KPU sudah menggelar sedikitnya 8 kali diskusi virtual.

“Kami berharap akan terbangun tradisi intelektual di KPU Kuningan dalam rangka memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Berbagai tema diskusi kami angkat dengan menghadirkan narasumber kaliber regional maupun nasional. Insya Allah NgaDEM akan terus berlanjut,” tandasnya.

Diakhir sambutannya Asfa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder. Terkhusus apresiasi kepada Disdukcapil Kabupaten Kuningan yang sudah sinergis mensupport data potensi pemilih untuk bahan rapat pleno rekap DPB secara berkelanjtan setiap bulan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport kegiatan ini. Wabil khusus kepada Disdukcapil Kab. Kuningan. Juga kepada Bawaslu dan Pimpinan Parpol. Terima kasih juga utk Badan Kesbangpol yang berkomitmen mengawal proses pendidikan politik di Kab. Kuningan,” pungkasnya.

Komentar

comments