KPU Kuningan Gelar Rakor Penyusunan Usulan Penataan Dapil DPRD Kabupten Kuningan

KPU Kuningan Gelar Rakor Penyusunan Usulan Penataan Dapil DPRD Kabupten Kuningan

Kuningan, Rabu 17 Januari 2018. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Usulan Penataan Dapil DPRD Kabupaten Kuningan di Hotel Grage Kuningan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketu KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati, Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi  Teknis Perencanaan dan Data Dadan Hamdani, Kasubag Tenis Jajang Jamaludin, Kesbangpol Kuningan, Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Kuningan, Disdukcapil Kuningan, Rektor Universitas Kuningan, Pimpinan Partai Politik di Kabupaten Kuningan.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan di Hotel Prima tentang Penyusunan Dapil dan Kursi. Selain itu, untuk diketahui kepada semuanya, mari sukseskan tahapan coklit 20 Januari s.d. 18 Februari 2018. Hari ini (17/1), 2005 PPDP hari ini akan dilantik dan akan ditugaskan di 2005 TPS.” tutur Heni dalam sambutannya.

Kemudian Heni menyampaikan bahwa perkembangan terkini, Mahkamah Kostitusi memerintahkan untuk dilakukan verifikasi faktual peserta pemilu 2014 Namun menurutnya, sampai saat ini belum ada intruksi dari KPU RI. Untuk KPU Kabupaten Kuningan, kami siap siaga 1 menerima intruksi KPU RI.

Selanjutnya, forum rakor dipandu oleh Dadan Hamdani. Membuka forum, Dadan menyampaikan mekanisme penghitungan alokasi kursi. Menurutnya, untuk alokasi kursi di Kabupaten Kuningan sebanyak 50 kursi. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh jumlah penduduk Kuningan berada pada rentang 1.000.000 s.d. 3.000.000.

Setelah itu, untuk menetapkan angka bilangan pembagi penduduk (BPPd) dengan cara membagi jumlah penduduk dengan jumlah alokasi kursi. Kemudian menentukan estimasi jumlah alokasi kursi perkecamatan dengan cara membagi jumlah penduduk dengan BPPd (sebagai bahan pertimbangan dapil). Lalu memperhatikan prinsip-prinsip pemetaan dapil sebagaimana di atur dalam PKPU. Langkah berikutnya menentukan alokasi kursi per dapil dengan cara membagi jumlah penduduk didapil dengan BPPd (apabila terdapat angka pecahan, dibulatkan kebawah).

Tahapan berikutnya adalah menghitung sisa penduduk dengan cara total jumlah penduduk dikurangi hasil kali kursi teralokasi dan BPPd. Kemudian apabila pada penghitungan tahap pertama masih terdapat kursi, maka sisa kursi dibagikan ke dapil dengan sisa penduduk tertinggi

“Mengacu pada PKPU No 7 Tahun 2017, tahapan penyerahan DAK2 untuk penyusunan Dapil DPRD Kabupaten/ Kota tanggal 17 Desember 2017; penetapan jumlah kursi DPRD Kabupaten/ Kota berdasarkan data penduduk (DAK2) tanggal 5 Januari s.d. 11 Januari 2018; penyusunan usulan penataan Dapil DPRD Kabupaten/ Kota tanggal 12 Januari s.d. 18 Januari 2018; penyampaian dan pencermatan usulan Dapil DPRD Kabupaten/ Kota tanggal 19 Januari s.d. 25 Januari 2018.” tutur Dadan.

Dadan kemudian menyampaikan bahwa tahapan berikutnya adalah uji publik usulan Dapil DPRD Kabupaten/ Kota di KPU Kabupaten/ Kota tanggal 26 Januari s.d. 28 Januari 2018. Penyerahan usulan Dapil DPRD Kabupaten/ Kota kepada KPU 29 Januari s.d. 4 Februari 2018. Penataan Dapil DPRD Kabupaten/ Kota 5 Februari s.d. 21 Maret 2018. Penetapan Dapil DPRD Kabupaten/ Kota tanggal 22 Maret s.d. 6 Aprl 2018.

Ada pun 13 partai politik di Kabupaten Kuningan yang sepakat dengan usulan rencana daerah pemilihan dan jumlah kursi anggota DPRD Kabupaten Kuningan dalam Pemilu 2019 dengan jumlah Dapil di Kabupaten Kuningan sejumlah 5 Dapil dan 50 kursi. Sementara ada pula 1 Partai Politik masih akan melakukan kajian sebelum memberikan usulan.***

Komentar

comments