KPU Kuningan Gelar Rakor dan Simulasi Rekap Tungsura

KPU Kuningan Gelar Rakor dan Simulasi Rekap Tungsura

Kuningan, 9 April 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan telah menggelar Rapat Koordinasi dan Simulasi Penghitungan Suara Pemilihan Umum Tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Montana Kuningan tersebut dimulai sejak pukul 08.00 s.d. 16.30 WIB. Rakor Simulasi Tungsura tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Z. Fauzi, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Maman Sulaeman, Divisi Data dan Informasi Asep Budo Hartono, Divisi SDM dan Parmas Dudung Abdu Salam, dan Divisi Hukum Pengawasan Lestari Widyastuti.

Selain itu turut pula hadir Kapolres Kuningain AKBP Iman Setiawan, Anggota Bawaslu Kuningan Abdul Jalil Hermawan. Bertindak sebagai peserta rakor, KPU Kuningan undang seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) seKabupaten Kuningan sejumlah 160 orang dari 32 kecamatan yang ada di Kabupaten Kuningan.

Sambutan Ketua KPU Kabupaten Kunigan Asep Z. Fauzi dalam Rakor Simulasi Tungsura

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kuningan. Dalam sambutan dan arahannya, Asep Z. Fauzi menghimbau agar PPK secara maksimal menyerap apa-apa yang disampaikan dalam forum rakor. Hal tersebut disebabkan bahwa rekor kali ini selain memberikan gambaran tentang situasi rekap tungsura di tingkat kecamatan, juga dapat dijadikan kesempatan untuk mendialogkan daftar inventarsir masalah.

Usai rakor dibuka secara resmi, forum diisi oleh dialog bersama Bawaslu Kuningan. Dialog tersebut bekisar seputar pemungutan dan penghitungan suara di TPS, saksi, dan rekapitulasi perolehan suara di tingkat kecamatan, serta beberapa tema lain seputar kepemiluan.

Peserta Forum Rakor Simulasi Tungsura KPU Kabupaten Kuningan

Selanjutnya, dihadapan 160 anggota PPK, Kapolres Kuningan memberikan arahan dalam rangka sambut Pemilu 2019 yang tinggal menghitung hari. “Jangan sampai ada masalah yang bersumber dari penyelenggara. Jaga komunikasi antara penyenggara dengan pihak-pihak terkait. Jaga intergritas jangan sampai ada sikap yang menimbulkan konflik. Aktivitas logistik jangan sampai luput dari pengamanan.” tuturnya.

Kemudian forum dipandu oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kuningan. Maman menyampaikan bahwa KPPS secara serentak pada tanggal 14 s.d. 16 April 2019 mengumumkan hari dan tanggal pemungutan suara di Mesjid, Musholla, Gereja, dan lainnya. Pembagian Formulir C6 dilakukan dengan cara bertamu langsung ke rumah pemilih dan memberikan informasi tambahan 1) Mengingatkan tanggal dan lokasi TPS; 2) Mengingatkan Formulir C6 agar tidak hilang; 3) Membawa formulir C6 dan KTP-Elektronik ke TPS pada hari pemungutan suara. Serta KPPS membuat BA dan melaporkan secara berjenjang tentang Formulir C6 yang tidak terbagikan.

“Sampaikan juga kepada KPPS bahwa pada saat hari H P2S, KPPS jangan lupa untuk memberi identitas dan TTD Surat Suara. Pastikan memberikan 5 lembar berbeda Surat Suara yang berbeda. Memberikan jumlah dan jenis Surat Suara yang tepat kepada Pemilih DPTb/ Memanggil Pemilih dengan menyebutkan nama Pemilih dengan nomor urut yang sesuai dengan yang ada di dalam DPT. Setiap 10 menit sekali Ketua KPPS mengumumkan bahwa setiap pemilih akan memperoleh lima lembar surat suara, memberitahukan tata cara mencoblos dan tata cara melipat kembali surat suara setelah di coblos.” tuturnya.

Simulasi Rekap Tungsura Pemilu 2019

Usai penyampaian materi, Maman memandu peserta rakor untuk mensimulasikan rekap tungsura di tingkat PPK. PPK yang hadir dalam forum itu dibagi peran. Ada yang menjadi PPK, PPS, Saksi, dan Panwas. Maman menyampaikan bahwa metode simulasi ini diharapkan cukup efektif untuk memberikan gambaran kepada PPK dalam hal rekap tungsura di tingkat kecamatan. Dalam simulasi tersebut, dipraktikan rekap tungsura untuk 1 TPS.***

Komentar

comments