KPU Kuningan Gelar Debat Publik Terbuka Pilbup Kuningan Tahun 2018

KPU Kuningan Gelar Debat Publik Terbuka Pilbup Kuningan Tahun 2018

Kuningan, Rabu 20 Juni 2018. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan telah menggelar Debat Publik Terbuka Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018 kemarin Selasa (19/06/2018) di GOR Ewangga Kuningan. Debat publik di mulai pada pukul 20.00 WIB yang juga disiarkan langsung oleh Stasiun TV Kuningan dan disiarkan langsung oleh 8 Stasiun Radio Lokal Kuningan, pada kesempatan ini juga Stasiun RRI Cirebon juga menanyangkan secara live melalui aplikasi RRI Play yang bisa diakses melalui perangkat android.

Kegiatan debat publik di isi oleh beberapa Penampilan Musisi Lokal Kabupaten Kuningan guna memeriahkan acara. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua KPU  Kabupaten Kuningan Heni Susilawati, Komisoner KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Teknis Endun Abdul Haq, Komisioner KPU Kuningan Divisi Perencanaan dan Data Dadan Hamdani, Komisioner KPU Kuningan Divisi SDM dan Parmas Asep Z. Fauzi, Komisioner KPU Kuningan Divisi Umum, Keuangan dan Logistik Agus Ismail Yaqub, Komisioner KPU Kuningan Divisi Hukum Jajang Arifin, Agen Sosialisasi KPU Kuningan, Anggota PPK se-Kabupaten Kuningan, Staff dan Sekretariat KPU Kuningan, Ketua dan Anggota Panwaslu Kabupaten Kuningan, PLT Bupati Kuningan Dede Sembada, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 1 Dr. H. Toto Taufikurahman Kosim dan Yosa Octora Santono, S.Si., M.Si., beserta Tim Kampanye nya, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati  Kuningan Nomor Urut 2 H. Dudi Pamuji, S.E., M.Si. dan H. Udin Kusnedi, S.E., M.Si. beserta Tim Kampanye nya, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Nomor Urut 3 H. Acep Purnama, S.H. M.H, dan M. Ridha Suganda, S.H., M.Si, Desk Pilkada Kabupaten Kuningan, Kesbangpol Kabupaten Kuningan, Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Kepemudaan, Rektor Universitas se-Kabupaten Kuningan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan unsur lainnnya.

Pelaksanaan debat publik dibagi menjadi lima, Segmen pertama, Pembukaan dan Masing-masing Paslon memaparkan Visi dan Misi serta program masing-masing Paslon; Segmen dua, Penjelasan Segmen Pertanyaan oleh moderator, Pertanyaan Calon Bupati dan pertanyaan kepada Calon Wakil Bupati serta pendalaman Tim Pakar dan tanya jawab Paslon dengan Tim Pakar Kepada Masing-masing Paslon; Segmen tiga, yakni Tanya jawab antara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati  (Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dapat Menjawab, menanggapi dan saling menjawab seacara bergantian Sepanjang durasi masih ada); Segmen empat, Debat antar Calon yaitu Tanya jawab antar Pasangan Calon Bupati Nomor 1 bertanya kepada Calon Wakil Bupati Nomor 2, Lalu selanjutnya Calon Bupati Nomor 2 bertanya kepada Calon Wakil Bupati Nomor 3, begitu sebaliknya dan dilanjutkan dengan Segmen kelima yakni segmen terakhir dengan pertanyaaan sebutkan alasan mengapa para pasangan calon ini harus dipilih oleh pemilih ketika Hari H Penyelenggaraan Pilkada Serentak Rabu 27 Juni 2018.

Debat publik di moderatori oleh Brigita Manohara yang merupakan Presenter Televisi Nasional TV One, dalam kegiatan debat tersebut juga masing-masing pasangan calon bupati diakhir acara menampilkan keterampilannya dalam bidang seni kepada para tamu undangan. Debat Publik antar Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati berlangsung khidmat  dan  berjalan dengan lancar dan terkendali, KPU Kabupaten Kuningan dalam teknis pengamanan dibantu oleh personil Kepolisian, TNI, dan Satpol PP.

Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati menyampaikan bahwa diharapkan debat publik ini merupakan sarana bagi pemilih pada umumnya untuk lebih menajamkan lagi terkait Visi, Misi, dan Program Kerja pemimpin yang akan di pilihnya.

“ini merupakan sarana bagi para pemilih untuk mencermati dan mengenali seperti apa visi misi dan program kerja yang diusung oleh masing-masing calon, juga agar pemilih semakin memantapkan dan bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan bertanggungjawab ketika hari penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 berlangsung, guna pembangunan kuningan yang baik di 5 tahun kedepan”. tutur Heni Susilawati.***

Komentar

comments