KPU Kuningan Gelar Bimtek Relawan Demokrasi

KPU Kuningan Gelar Bimtek Relawan Demokrasi

Kuningan, 28 Januari 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar bimbingan teknis bagi Relawan Demokrasi (Relasi). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Prima Resort Kuningan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Z. Fauzi dan Komisioner KPU Kuningan Maman Sulaeman, Dudung Abdu Salam, Lestari Widyastuti dan Plt Sekretaris KPU Kuningan Asep Pepen Ruspendi. Berlangusng sejak pukul 09.00 WIB, sejumlah 55 orang anggota Relasi dengan pelbagai segmentasinya mengikuti giat literasi demokrasi dari Ketua KPU Kuningan dan jajaran komisioner.

“Bimbingakn teknis ini tidak dapat dipandang ringan karena giat ini merupakan tolok ukur yang penting bagi anggota Relasi dalam bekerja. Harapannya ke depan, saat Relasi memeroleh pengetahuan tentang kepemiluan dapat menyebarluaskannya ke masyarakat umum. Jangan sampai informasi dan pengetahuan hanya bekisar dikalangan elit saja.” tutur Asfa, panggilan akbar Ketua KPU Kuningan.

Kemudian, dirinya menyampaikan bahwa jangan sampai Relasi menjadi korban hoax. Relasi harus menjadi garda terdepan dalam menangkal dan turut serta berperan aktif dalam mengkonfirmasi informas-informasi hoax. Maka dari sisi kognisi, rekan-rekan Relasi diharapkan senantiasa secara berkala menambah pengetahuannya tentang kepemiluan.

“Penting juga untuk menjadi perhatian bahwa Relasi mesti turun langsung ke lapangan secara intensif menemui masyarakat guna transfer pengetahuan mengenai kepemiluan. Hal itu guna menjawab skeptisitas pihak tertentu yang menduga dibentuknya Relasi bertujuan untuk kepentingan politik tertentu. Maka dalam realisasi kerjanya, Relasi yang merupakan sebagai bagian dari penyelenggara pemilu harus menjaga netralitas, integritas, dan profesionalitas, serta kode etik.” tutur Asfa.

Asfa kemudian menyampaikan untuk literasi kode etik, rekan-rekan Relawan Demokrasi dan penyelenggara lainnya dapat membaca Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (PDKPP) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. Paling tidak, kode etik itu bicara mengenai satu kesatuan asas moral, etika, dan filosofi yang menjadi pedoman perilaku bagi Penyelenggara Pemilu berupa kewajiban atau larangan, tindakan dan/atau ucapan yang patut atau tidak patut dilakukan oleh Penyelenggara Pemilu.***

Komentar

comments