KPU Kuningan Gelar Bimbingan Teknis Bidang Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat

KPU Kuningan Gelar Bimbingan Teknis Bidang Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat

Kuningan, Sabtu 27 Januari 2018. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Bidang Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, bertempat di Aula Hotel Grage Sangkanhurip Kuningan acara dilaksanakan selama 2 hari dari terhitung sejak tanggal 27 s.d. 28 Januari 2018. Kegiatan dihadiri oleh Ketua KPU Kuningan Heni Susilawati, Komisioner KPU Kuningan Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat Asep Z.Fauzi, Komisioner KPU Kuningan Divisi Hukum Jajang Arifin, Kasubbag Teknis Jajang jamaludin, beserta Anngota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi SDM Parmas dan Divisi Hukum seKabupaten Kuningan.

Pada awal acara Kasubbag Teknis Jajang Jamaludin selaku ketua pelaksana menyampaikan Dasar Pelaksanaan Kegiatan Bimtek kali ini yakni UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota sebagaimana telah dirubah dua kali terakhir dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2014 tetang pemilihan Gubernur Bupati dan Walikota, UU Nomor Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum, PKPU Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum, PKPU Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan GUbernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, PKPU RI Nomor 8 Tahun 2017 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partsisipasi Masyarakat dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018.

“Maksud dan Tujuan Kegiatan Bimtek ini adalah Menyampaikan Informasi Tahapan, Program dan Jadwal Pilkada 2018, Memberikan Pemahaman tentang aturan Pilkada, Memastikan Proses Percepatan Perekaman E-KTP sebagai bahan Penyusunan Data Pemilih, dan untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat” tutur Jajang.

Bimtek secara resmi dibuka oleh Ketua KPU Kuningan Heni Susilawati tepat pada pukul 13.00 WIB, dalam pembukaan nya heni mengajak kepada PPK untuk mengarahkan PPDP agar melakukan Daily Report agar terpantau kinerja PPDP di berbagai desa yang ada, dan agar PPK memiliki kesiapan data ketika publik meminta informasi berkaitan berapa persen data yang sudah terkumpul diproses tahapan pencoklitan yang sedang berlangsung.

Usai pembukaan Heni memberikan Rewards Daily Report untuk penyelenggara ditingkat kecamatan yang yang tercepat dalam Pelaporan Data Coklit. Ada pun yang mendapatkan rewards tersebut adalah PPK Darma, Lebakwangi, Karangkencana, dan Jalaksana. Rewards tersebut bertujuan untuk memberi penghargaan kepada penyelenggara agar lebih termotivasi dalam melakukan pekerjaanya dalam tahapan coklit.

Selanjutnya Heni memaparkan materi berkaitan PKPU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum, materi ini berkaitan dengan berbagai Jenis Informasi  yang harus diketahui oleh PPK, diantaranya ada informasi yang harus diketahui publik semisal berkaitan dengan daftar data pemilihan, tahapan-tahapan atau program kegiatan yang dilakukan dan informasi yang tidak bisa diberitahu ke publik semisal Rekaman Medis Kesehatan Bakal Pasangan Calon, Transkrip Nilai dan lain-lain.

Lalu mengenai Tahapan Coklit yang sedang berlangsung Ketua KPU Kuningan Heni mengajak PPK untuk mendorong PPDP agar melakukan Daily Report, atau Laporan Harian untuk mengetahui perkembangan laporan data coklit yang sudah dilakukan.

“Bahwa Daily Report itu memberi manfaat untuk evaluasi kinerja, lalu untuk memudahkan penyampaian informasi ke publik dengan basis data. Selain itu, hal tersebut dapat dijadikan media untuk memonitoring naik-turunnya data pemilih di daerah yang dilakukan oleh PPDP.” tutur Heni.***

Komentar

comments