KPU Kuningan Akan Gelar Simulasi P2S

KPU Kuningan Akan Gelar Simulasi P2S

Kuningan, 1 April 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan akan menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara (P2S). Kegiatan tersebut akan berlangsung hari Rabu tanggal 3 April 2019 di Desa Garawangi Kecamatan Garawangi.

Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi Teknis Penyelenggaraan Maman Sulaeman menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai pengambilan gambaran hari H pelaksanaan P2S tanggal 17 April 2019. Selain itu, giat tersebut juga dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam Pemilu 2019.

“Sebagaimana diamanatkan dalam PKPU No 10 Tahun 2018 Pasal 7 huruf a poin 8 bahwa materi sosialisasi pemilu mencakup pemungutan dan penghitungan suara, Maka insyaallah KPU Kuningan hari Rabu (3/4) akan menggelar simulasi P2S di Desa Garawangi. Selain sebagai sarana sosdiklih, melalui giat tersebut penyelenggara di setiap tingkataan dari mulai KPU Kabupaten, PPK, PPS, dan KPPS akan mendapatkan gambaran pelaksanaan P2S pada hari H.” tutur Maman.

Dirinya menambahkan, usai simulai tersebut diharapkan semua elemen dapat memetik pelajaran dan memperoleh gambaran yang matang tentang seluruh mekanisme dan aturan teknis saat pelaksanaan P2S. Pelbagai pihak juga, pasca giat tersebut dapat memberikan saran yang membangun bagi penyelenggara khususnya yang berkaitan dengan P2S.

“Giat ini juga akan memberikan kepada kita semua mengenai situasi di TPS baik ketika pemungutan suara maupun gambaran ketika rekapitulasi penghitungan suara. Harapannya tentu masyarakat di Kabupaten Kuningan dapat turut serta memperoleh pengetahuan pasca simulasi. Sehingga dengan pengetahuan tersebut akan meningkatkan partisipasi pemilih baik secara kuantitas maupun kualitas Pemilu di Kabupaten Kuningan.” tutur Maman.

Maman kemudian menjelaskan bahwa untuk surat suara yang akan digunakan saat simulai tentu bukan surat suara asli. Artinya yang akan digunakan oleh pemilih tersebut merupakan surat suara specimen (contoh). Nama partai bukan nama partai seperti pada aslinya, melainkan nama buah-buahan. Dan nama calon peserta Pemilunya pun dikosongkan.***

Komentar

comments