KPU Kabupaten Kuningan Terbaik Di Jabar

KPU Kabupaten Kuningan Terbaik Di Jabar

Bandung, Jumat 9 Februari 2018. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 yang akan diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 27 Juni Tahun 2018, kini tengah dalam tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih. Demi meningkatkan kualitas tahapan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat mengundang seluruh KPU Kabupaten/Kota dan Panita Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi Teknis seJawa Barat untuk mengikuti bimbingan teknis terkait hal tersebut. Bimtek berlangsung selama 2 hari terhitung sejak tanggal 8 s.d. 9 Februari di Hotel Tjokroaminoto Bandung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Dr. Yayat Hidayat, S.Sos., M.Si, Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat Ferdhiman Bariguna, S.T., Endun Abdul Haq, M.Pd., dan Nina Yuningsih M.Pd.

Ada pun yang menghadiri bimtek tersebut dari Kabupaten Kuningan yakni Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi Teknis Perencanaan dan Data Dadan Hamdani, Kasubag Program dan Data Dudung Abdul Rokhman, Pelaksana KPU Kabupaten Kuningan Toto Saptori, dan 32 PPK Divisi Teknis seKabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya membuka kegiatan secara resmi, Yayat menyampaikan bahwa tahapan mutarlih adalah tahapan penting dalam penyelenggaraan Pilkada Tahun 2018. Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) adalah ujung tombaknya. Panitia Pemungutan Suara (PPS) harus dapat memastikan PPDP bekerja dengan baik dan sesuai prosedur ketika di lapangan. Begitu pun PPK terhadap PPS dan KPU Kabupaten/ Kota terhadap PPK di wilayah kerjanya.

“Pilkada Tahun 2018 di Jawa Barat dalam tahapan mutarlih melibatkan beberapa perangkat lunak diantaranya Sicoklit dan Sitagis. Keberadaan 2 apilkasi tersebut diharapkan mampu dioptimalkan dengan baik agar cita-cita meningkatnya kualitas data pemilih dalam Pilkada 2018 dapat terealisasi.” tutur Yayat.

Setelah kegiatan secara resmi dibuka, peserta bimtek dibagi menjadi beberapa kelas. KPU dan PPK seKabupaten Kuningan menempati kelas A dalam bimtek tersebut. Sebelum memasuki materi, terlebih dahulu Ferdhiman Bariguna memandu peserta kelas A untuk mengikuti pre test. Tes awal tersebut untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kognitif penyelenggara seJawa Barat. Dari sekian banyak peserta, Dadan Hamdani memeroleh skor tertinggi dan tercatat sebagai peserta pretest yang menyelesaikan 100 soal paling cepat.

“Sebagai penyelenggara pemilihan, kita dituntut untuk memiliki kemampuan kognitif secara mapan. Hal itu hanya dapat diperoleh dengan 2 hal, pertama dengan membaca, kedua dengan terlibat langsung di lapangan. Sehingga antara pengetahuan teori dan pengalaman dapat diperoleh secara seimbang. Semoga dengan adanya pre test ini, saya dan rekan-rekan penyelenggara lainnya dapat lebih termotivasi lagi untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pengalamannya dalam kepemiluan.” tutur Dadan.

Pada hari terakhir (9/2), sebelum kegiatan bimtek resmi ditutup, KPU Provinsi Jawa Barat kembali melakukan tes. Post test tersebut bertujuan untuk mengukur keterserapan materi bimtek oleh peserta. Alhasil, PPS yang ditugaskan sebagai perwakilan PPK Kecamatan Kuningan meraih peringkat pertama dan mendapatkan reward dari KPU Provinsi Jawa Barat. ***

Komentar

comments