KPU Kabupaten Kuningan Hadiri Rakor Perisiapan Pilkada 2018 di Wilayah III Provinsi Jabar

KPU Kabupaten Kuningan Hadiri Rakor Perisiapan Pilkada 2018 di Wilayah III Provinsi Jabar

Cirebon, Rabu 20 Desember 2017. Komisi Pemilihan Umum menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 Di Wilayah III Provinsi Jawa Barat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah III (BKPPW-III) Provinsi Jawa Barat dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Operasional Room BKPPW-III Jalan Siliwangi No. 14 Cirebon dihadiri oleh KPU Provinsi Jabar, Polda Jabar, Kesbangpol Jabar, KPU Kabupaten/Kota wilayah III Provinsi Jabar.

Bertindak sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, Heni Susilawati selaku Ketua KPU Kabupaten Kuningan menyampaikan tahapan-tahapan pemilihan yang telah dilalui. Menurutnya, Kuningan siap menggelar Pilkada Serentak Tahun 2018. Hal tersebut ditandai dengan telah ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Bupati Kuningan dan Ketua KPU Kuningan per-14 Juli 2017.

“Selain anggaran, KPU Kuningan telah membentuk dan melantik 160 anggota Panitia Pemilahan Kecamatan (PPK) seKabupaten Kuningan yang tersebar di 32 kecamatan dan 1.128 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 376 desa/kelurahan.” tutur Heni.

Heni kemudian menjelaskan bahwa KPU Kuningan telah melakukan bimtek kepada PPK sebanyak 4 kali dan masih akan terus berlanjut. PPS juga tidak lepas dari perhatian KPU Kuningan. Ada sekitar 8 kecamatan yang ketika PPKnya mengadakan bimtek kepada PPS dihadiri langsung oleh KPU Kuningan.

Mengenai pasangan dari jalur perseorangan untuk Kabupaten Kuningan, Heni Haqul yakin bahwa tidak ada calon jalur perseorangan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018. Sebab, menurut Heni, hingga tanggal 29 November 2017 pukul 24.00 WIB tidak ada satu pasangan pun yang menyerahkan syarat dukungan berupa fotokopi KTP sebanyak 63.615 buah.

“Saat ini, KPU Kabupaten Kuningan fokus melayani pasangan calon yang diusung oleh parpol. Selain itu, KPU Kuningan tetap ikhtiar meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Tidak lupa pemilih pemula disentuh dan diberikan pemahaman bahwa golput dan money politics itu sama sekali tidak ada manfaatnya.” tutur Heni

Untuk meningkatkan partisipasi pemilih, KPU Kuningan pun sedang dalam tahapan persiapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih untuk Pilkada Serentak 2018. Heni menyampaikan Kabupaten Kuningan memerlukan 2005 PPDP dalam melakukan coklit. Jumlah tersebut mengacu pada jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kuningan.***

Komentar

comments