KPU Kabupaten Kuningan Gelar Rapat Sinkronisasi DPTHP-1

KPU Kabupaten Kuningan Gelar Rapat Sinkronisasi DPTHP-1

Kuningan, 11 November 2018. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan telah menggelar rapat sinkronisasi DTPHP-1. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grage Kuningan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan Hj. Susilawati, S.Sos., M.M, Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi Teknis Perencaraan Data Dadan Hamdani, S.E, dan Kasubag Program dan Data Dudung Abdul Rokhman, S.E.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu pun dihadiri juga oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Kuningan Ondin Sutarman, Agus Khobir Permana, dan Ikhsan Bayanulloh. Selain itu turut serta dihadiri oleh perwakilan partai politik tingkat Kabupaten Kuningan, dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang membidangi pemutakhiran data pemilih.

Dalam sambutannya, Heni menyampaikan bahwa rapat hari ini merupakan salah satu ikhtiar yang dilakukan oleh penyelenggara di Kabupaten Kuningan baik di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa/ kelurahan. Data pemilih ini nantinya akan berpengaruh kepada jumlah surat suara yang dibutuhkan untuk Pemilu Serentak Tahun 2019.

Selanjutnya Ondin menyampaikan bahwa salah satu fokusan data pemilih sekarang yakni mengkroscek data pemilih yang berusia 70 tahun dan pemilih pemula yang belum memiliki e-KTP. Kemudian berkaitan data pemilih yang untuk Pemilu Serentak Tahun 2019, semoga rapat sinkronisasi ini dapat menghasilkan data yang valid, berkualitas, dan akurat

Dadan Hamdani menyampaikan, pasca pleno DPT oleh KPU RI terdapat rekomendasi untuk melakukan pencermatan ulang. Pencermatan tersebut diperbaiki dalam beberapa aspek yakni yang usianya 70 tahun. Data tersebut diverifikasi ke lapangan oleh PPS, PPK, dan KPU apakah nama tercantum masih memenuhi syarat untuk memilih atau tidak.

“Selanjutnya ihwal data ganda. Data ganda itu meliputi data ganda antar desa, antar kecamatan, antar kabupaten, dan data ganda antar provinsi. Untuk penyelesaiannya kita mengacu kepada kepemilikan e-KTP. Kemudian data invalid dan data anomali yang penyelesaiannya mengacu kepada data yang ada di SIAK.” tutur Dadan.

Pencermatan data pemilih tidak berhenti sampai di situ, Dadan kemudian menyampaikan bahwa tahapan perbaikan data pemilih meliputi penghapusan data TMS yang masih terdapat di DPT dan penginputan data pemilih baru sehingga mereka dapat menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019.***

Komentar

comments