Hari Kedua Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan

Hari Kedua Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan

Kuningan, Selasa 9 Januari 2018. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan hari ini (9/1) menerima berkas pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahu 2018. Berkas pendaftaran tersebut atas nama H. Dudy Pamuji, S.E., M.Si., dan H. Udin Kusnaedi, S.E., M.Si. Kandidat yang diusung oleh Partai Golkar, PAN, dan Gerindra tersebut mengunjungi Kantor KPU Kabupaten Kuningan terhitung sejak pukul 11.30 WIB.

Dalam penyerahan berkas pendaftaran, turut pula hadir Ketua DPD Partai Golkar H. Budiana, S.H dan Pimpinan Partai pendukungnya. Di dalam Aula KPU Kabupaten Kuningan, penyerahan berkas turut pula disaksikan oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Kuningan Juabedi, Kodim 0615 Kabupaten Kuningan, Polres Kabupaten Kuningan.

Berkas pendaftaran yang terdiri dari syarat calon, dan syarat pencalonan diserahkan oleh pasangan calon kepada Ketua KPU Kabupaten Kuningan Heni Susilawati. Selanjutnya oleh Heni, berkas diserahkan kepada Komisioner KPU Kuningan Divisi Teknis Perencanaan dan Data Dadan Hamdani yang kemudian akan diverifikasi oleh tim verifikator yang terdiri dari Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi Teknis Dadan Hamdani, Divisi SDM Parmas Asep Z Fauzi, Divisi Hukum Jajang Arifin, Divisi Keuangan dan Logistik Agus Ismail Yaqub, Kasubag Hukum Dedi Fristiadi, Kasubag Program dan Data Dudung Abdul Rohman, Kasubag Teknis Jajang Jamaludin, dan Pelaksana KPU Kabupaten Kuningan Oban Sarbini.

Setelah berkas diverifikasi oleh tim verifikator, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan atas nama H. Dudy Pamuji, S.E., M.Si., dan H. Udin Kusnaedi, S.E., M.Si. kemudian dipersilakan untuk melakukan konferensi pers. Konferensi pers tersebut turut pula didampingi oleh Komisioner KPU Kabupaten Kuningan dan Panwaslu Kabupaten Kuningan.

Dalam konferensi pers tersebut, Heni menyampaikan bahwa berkas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan atas nama H. Dudy Pamuji, S.E., M.Si., dan H. Udin Kusnaedi, S.E., M.Si. dinyatakan telah lengkap. Berkas tersebut dibuat 3 rangkap, 1 untuk KPU Kabupaten Kuningan, 1 untuk Panwaslu Kabupaten Kuningan, dan 1 untuk arsip Pasangan Calon. Pasangan yang diusung oleh tiga partai tersebut kemudian diberikan tanda terima yang berkas pendaftaran dari KPU Kabupaten Kuningan.

Selanjutnya Heni menyampaikan kepada paslon sesuai Keputusan KPU RI No 231/PL/03.1-Kpt/KPU/XII/2017 tentang Petunjuk Teknis Standar Kemampuan Jasmani dan Rohani serta Standar Pemeriksaan Kesehatan Jasmani, Rohani, dan Bebas Penyalahgunaan Narkotika dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/ atau Walikota dan Wakil Walikota, agar mempersiapkan diri untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Selain itu Heni menyampaikan pula bahwa pedaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018 masih akan terus berlangsung sampai dengan tanggal 10 Januari 2018 pukul 24.00 WIB. Selanjutnya dihadapan pasangan calon dan rombongan, Heni menyampaikan agar setiap unsur yang terlibat dalam Pilkada Kuningan 2018 mampu menjadikan Pilkada Kuningan sebagai Wahana Edukasi Demokrasi dan Wisata Politik untuk Warga Kuningan, Jawa Barat, Indonesia, dan Dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Juabedi Ketua Panwaslu Kuningan menyampaikan bahwa penyerahan salinan berkas pendaftaran paslon diatur sesuai Perbawaslu No 10 Tahun 2017 tentang Pengawasan Tahapan Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Pasal 5 ayat 1 poin c yag menyatakan ketersediaan salinan dokumen persyaratan pencalonan dan dokumen persyaratan calon.

Selanjutnya Jubaedi menyampaikan agar paslon ikut menjaga iklam kondusivitas dan ikut mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam Pilkada sehingga partisipasi masyarakat dalam Pilkada dapat meningkat. Hal tersebut akan semakin memperkuat legitimasi pasangan calon yang menang nantinya. Jubaedi juga menyampaikan agar timses tidak melakukan kampanye hitam, politik uang, dan hal-hal lainnya yang akan merugikan pasangan calon.***

Komentar

comments