PEMBANGUNAN POLITIK: TANTANGAN PARTISIPASI ELEKTORAL DI PEMILIHAN SERENTAK 2020

Tahun 2020 adalah tahunnya penyelenggaraan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah atau selanjutnya disebut Pemilihan) secara langsung dan serentak. Ada 270 daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Serentak tersebut –dengan rincian yaitu 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Seperti biasanya, di awal penyelenggaraan pemilihan selalu ada pro-kontra atau konflik gagasan politik di ruang publik (public sphere).

Yang pro mendalilkan bahwa rakyat memiliki kaudalatan untuk memilih pemimpin daerah secara langsung, sedangkan sebaliknya yang kontra mendalilkan biaya politik tinggi dalam Pemilihan telah menyuburkan praktek korupsi kepala daerah terpilih selama menjabat –dengan pembuktian banyak kepala daerah yang diproses hukum dan dijatuhi hukuman pidana. Misalnya di tahun 2019 (sampai awal Desember), ada 9 kepala daerah yang terjaring OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Selain itu, juga ada yang berretorika bahwa pembiayaan pemilihan mengurangi alokasi pembangunan di daerah.

Selengkapnya Learn More

Pendidikan Politik bagi Kaum Perempuan

oleh Dudung Abdu Salam; Komisioner KPU kabupaten Kuningan Divisi SDM, Sosdiklih dan parmas 2018-2023)

Pendahuluan

Pendidikan politik merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan pendidikan politik yang baik, maka kesadaran setiap warga Negara untuk terlibat langsung maupun tidak langsung dalam proses demokrasi akan semakin meningkat. Dalam pembukaan UUD 1945 dijelaskan bahwa salah satu tujuan Negara Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, oleh karena itu banyak aspek yang harus di penuhi agar bangsa ini maju dan beradab. Tujuan kehidupan berbangsa ini akan lebih mudah untuk dilaksanakan jika semua komponen dapat saling bekerjasama untuk muwujudkan.

Salah satu kelompok penting yang harus di jangkau dalam upaya pencerdasan kehidupan bangsa adalah kaum perempuan. Keberadaan kaum perempuan yang secara kuantitas sangat banyak ini harus berperan sebagai objek produktif dan bermanfaat dalam proses pembangunan. Salah satu pembangunan yang harus di lakukan terhadap kaum perempuan ini adalah pembangunan demokrasi, melalui pendidikan politik.

Selengkapnya Learn More

Hari Ibu: Semangat Feminisme Dalam Demokrasi Elektoral

Setiap tanggal 22 Desember, bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu –istilah lainnya Mother’s Day (internasional) atau Women’s Day (di Eropa dan Timur Tengah). Ada perbedaan waktu peringatan Hari Ibu antara Indonesia dengan 75 negara lainnya seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Italia, dan lain sebagainya dimana negara-negara tersebut memperingatnya di hari Minggu kedua di setiap bulan Mei. Perbedaan tersebut juga terjadi antara Indonesia dengan beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah dimana hari tersebut diperingati setiap 8 Maret.

Di Amerika Serikat, Hari Ibu (Mother’s Day) didirikan oleh Anna Jarvis seorang aktivis perdamaian tepatnya pada pagi hari 10 Mei 1908. Untuk pertama kalinya Jarvis mengadakan Hari Ibu untuk memperingati hari kematian ibunya (1905) di Gereja St Andrew’s Methodist di Grafton, West Virginia.

Selengkapnya

Learn More

KPU Kuningan Bongkar Kotak Suara Pemilu 2019

KPU Kuningan – Sebanyak 17.830 kotak suara Pemilu 2019 yang tersimpan di Gudang Sistem Resi Desa Cinagara Kecamatan Lebakwangi dibongkar oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan. Proses pembongkaran sudah berlangsung secara marathon sejak 7 Desember 2019, dengan melibatkan sedikitnya 45 orang tenaga kerja. Diperkirakan pembokaran baru akan selesai sampai sepuluh hari ke depan.

Selengkapnya Learn More

Pertegas Nilai Demokrasi, Pemilihan Ketua OSIS Diusulkan Serentak

KPU Kuningan – Ketua KPU Kabupaten Kuningan mengusulkan Pemilihan Ketua OSIS (Pilkatos) di Kabupaten Kuningan digelar secara serentak. Hal ini dalam rangka mempertegas penanaman nilai-nilai demokrasi, terutama kepada calon pemilih pemula di lingkungan sekolah. Penerapan model Pilkatos serentak ini diyakini akan mendongkrak partisipasi politik kalangan terpelajar dalam ajang kontestasi Pemilu, Pilkada maupun Pilkades di masa mendatang.

Ketua KPU Kuningan, Asep Z. Fauzi, menjelaskan untuk mewujudkannya harus ada political will dan good will dari pemangku kebijakan, baik di level pemerintah daerah, dinas pendidikan maupun di tingkat satuan pendidikan. Para pihak tersebut harus konsolidasi dari sekarang. Sehingga jadwal Pilkatos dapat tertata dengan baik dan bisa diselaraskan dengan kelender akademik.

Selengkapnya Learn More

KPU Kuningan Kunjungi SMA Binaul Umah Cipari Kuningan

Kuningan, 27 November 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan tekah melakukan kunjungan ke SMA Binaul Umah Cipari Kuningan. Kegiatan tersebut masih dalam rangkaian agenda Rumah Pintar Pemilu (RPP) Goes To School/ Campus. Hadir dalam giat tersebut Komisioner Divisi SDM dan Parmas Dudung Abdi Salam, Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Asep Budi Hartono, jajaran sekretariat KPU Kabupaten Kuningan.

Selengkapnya Learn More