PEMBANGUNAN POLITIK: TANTANGAN PARTISIPASI ELEKTORAL DI PEMILIHAN SERENTAK 2020

Tahun 2020 adalah tahunnya penyelenggaraan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah atau selanjutnya disebut Pemilihan) secara langsung dan serentak. Ada 270 daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Serentak tersebut –dengan rincian yaitu 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Seperti biasanya, di awal penyelenggaraan pemilihan selalu ada pro-kontra atau konflik gagasan politik di ruang publik (public sphere).

Yang pro mendalilkan bahwa rakyat memiliki kaudalatan untuk memilih pemimpin daerah secara langsung, sedangkan sebaliknya yang kontra mendalilkan biaya politik tinggi dalam Pemilihan telah menyuburkan praktek korupsi kepala daerah terpilih selama menjabat –dengan pembuktian banyak kepala daerah yang diproses hukum dan dijatuhi hukuman pidana. Misalnya di tahun 2019 (sampai awal Desember), ada 9 kepala daerah yang terjaring OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Selain itu, juga ada yang berretorika bahwa pembiayaan pemilihan mengurangi alokasi pembangunan di daerah.

Selengkapnya Learn More